BERTUAHPOS.COM — Di tengah tugas pengawasan, seorang polisi di Yamaguchi meninggalkan senjata api berisi peluru di toilet toserba. Insiden pada 2 Juni ini memicu teguran resmi dan menyoroti celah pengawasan internal.
Kepolisian Prefektur Yamaguchi menjatuhkan teguran kepada asisten inspektur pria berusia 40-an dari departemen investigasi kriminal. Rekannya yang gagal memverifikasi kelengkapan senjata api juga mendapat peringatan lisan tegas.
“Pistol itu ditinggalkan di toilet toko swalayan di Shimonoseki saat ia menjalankan tugas pengawasan malam. Seorang petugas toko menemukan senjata api tersebut dan segera melapor ke pihak berwajib,” ujarnya di kutip dari The Japan News, Sabtu, 18 Juli 2026.
Polisi memastikan senjata api itu belum digunakan dan seluruh peluru masih utuh. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang ditimbulkan dari kelalaian ini.
Kasus ini membuka perdebatan tentang prosedur pemeriksaan senjata api sebelum dan sesudah bertugas. Pengawasan internal terhadap perlengkapan dinilai masih kurang ketat.
Atasan langsung memberikan peringatan lisan tegas kepada perwira senior yang bertanggung jawab. Kelalaian verifikasi menjadi titik lemah yang kini menjadi perhatian serius.
Publik mempertanyakan standar keamanan aparat kepolisian setempat. Pihak berwenang berjanji memperketat protokol agar insiden serupa tidak terulang.









