• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

LSM Bara Api Laporkan Dua Dugaan Proyek Fiktif di PUPR Kota Pekanbaru ke Kejaksaan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 September 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — LSM Bara Api Provinsi Riau, Jumat 18 September 2020, melaporkan dua dugaan proyek fiktif di Dinas PUPR Kota Pekanbaru yang dianggarkan tahun 2015 lalu ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Laporan diterima Dhea, staf Pelayanan satu pintu Kejari Pekanbaru.

Dua proyek yang diduga fiktif tersebut yakni, Proyek Pembangunan Jalan Teluk Lembu Ujung Kawasan KIT senilai Rp75,9 miliar yang dimenangkan PT Virajaya Riau Putra KSO PT Lutvindo Wijaya Perkasa. Kemudian, Pembangunan Jalan Jembatan Siak V Akses Tol Pekanbaru-Dumai senilai Rp72,76 miliar yang dimenangkan oleh PT Berkat Yakin Gemilang.

Ketua DPD LSM Bara Api Provinsi Riau, Jacksen Sihombing, yang ditemui usai menyerahkan laporan di Kejari Pekanbaru, kepada bertuahpos.com mengatakan, berdasarkan investigasi yang dilakukan LSM Bara Api terhadap proyek Jalan Teluk Lembu Kawasan KIT, pada tahun 2015 tidak terlaksana. Pembangunan jalan tersebut baru terlaksana pada tahun 2018 dan 2019 yang dikerjakan oleh PT Bina Riau Sejahtera.

“Berdasarkan keterangan warga setempat pekerjaan tahun 2015 tidak ada. Menurut warga, saat itu ada yang membawa pancang-pancang ke lokasi. Setelah poto-poto kemudian alat-alat tersebut dibawa kembali dari lokasi,” ungkap Jacksen.

Hal ini menurut Jacksen diduga digunakan sebagai bukti untuk melakukan pencairan termin sebesar 30 persen atau sekitar Rp27,59 miliar. “Kami menduga ada keterlibatan Walikota Pekanbaru, Firdaus, terlibat dalam pencairan dana tersebut untuk memuluskan Pilkada periode kedua,” ujarnya.

Hal yang sama menurut Jacksen Sihombing juga terjadi pada proyek Pembangunan Jalan Jembatan Siak V Akses Tol Pekanbaru-Dumai. “Dari investigasi di lapangan, juga tidak terlihat adanya pekerjaan tahun 2015 senilai Rp58,5 miliar tersebut. Beberapa warga di lokasi juga menyatakan hal yang sama. Hanya pernah ada alat alat masuk kemudian poto-poto dan kemudian dibawa kembali dari lokasi,” ujar Jacksen.

Namun anehnya, lanjut Jacsen berdasarkan catatan laporam keuangan Pemko Pekanbaru, ada pembayaran sebesar Rp58,5 miliar. “Kita meminta Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru dapat mengusut dugaan korupsi di Dinas PUPR Kota Pekanbaru ini dengan cepat dan profesional. Jangan ada pilih-pilih dalam mengusut kasus korupsi di Pemko Pekanbaru,” ujarnya. (bpc17)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!
Lifestyle

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

...

Read moreDetails
New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Next Post
Shin tae-yong belum puas

Menang Lawan Qatar, Punggawa Timnas U-19: Kami Kompak dan Bekerja Keras

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.