• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wacana Kenaikan BBM Bikin Rupiah Galau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih bergerak stagnan di level Rp12.000 per USD. Maraknya sentimen membuat pergerakan Rupiah melambat.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, penyebab melambatnya pergerakan Rupiah salah satunya adalah ketidakpastian wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ketidakpastian pemerintah dalam mengambil keputusan tersebut, secara otomatis mempengaruhi nilai Rupiah karena menunggu kebijakan tersebut.

“Pasar menunggu kepastian naik atau tidaknya BBM, ya otomatis Rupiah bergerak sideway,” tutur David saat dihubungi Okezone, Rabu (12/11/2014).

David menambahkan, jika harga BBM naik secara signifikan akan berdampak positif terhadap reaksi pasar. Sebaliknya, jika kenaikan harganya kecil Rupiah tidak akan bergerak signifikan.

“Diperkirakan besok nilai tukar Rupiah akan tetap mandek diangka Rp12.100-Rp12.200 per USD,” ungkapnya.

Selain itu, ia meyakini pergerakan ekonomi China yang melambat juga akan mempengaruhi nilai tukar Rupiah. Hal itu karena China merupakan negara tujuan utama ekspor Indonesia, ekspor ke China menyumbang 12 persen dari total ekspor Indonesia.

“Jika China mengalami penurunan ekonomi, maka akan berdampak penurunan jumlah ekspor ke sana,” jelasnya.(Okezone)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Sihul, Meraup Rupiah di Tengah Para Demonstran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.