• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perlu ubah Mainset Menabung

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Februari 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Manulife Indonesia merilis hasil survei Manulife Investor Sentiment Index (MISI) yang menyatakan 37 persen kekayaan investor ditempatkan dalam portofolio tabungan atau dana tunai di kuartal IV-2013. Hal ini menandakan bahwa tabungan masih menjadi aset populer di kalangan investor. 


Director of Business Development, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Putut Andanawarih mengatakan, investor perlu mengubah pola pikirnya. Sebab dengan tingginya angka inflasi di Indonesia, nilai dana tunai yang disimpan dalam bentuk tabungan akan semakin menyusut dalam jangka panjang. 

“Setiap satu juta uang kita di tabungan, maka akan kena pajak dan inflasi. Dan pasti setiap bulan bakal berkurang Rp7 .000 terbuang sia-sia karena termakan inflasi. Jadi inflasi tidak bisa dianggap enteng, sebab akan menggerus kekayaan,” ucap Putut di Gedung Sampoerna Strategic, Jakarta, Selasa (11/2/2014).

Menurut Putut, masyarakat Indonesia seharusnya mulai mempertimbangkan untuk mengurangi simpanan dan segera melakukan investasi secara lebih efektif pada berbagai jenis pilihan investasi yang telah tersedia. Karena dengan simpan uang terlampau banyak di tabungan, itu bisa membuat rugi.

Putut mengungkapkan, dari penempatan aset kekayaan dalam bentuk dana tunai, dialokasikan untuk keperluan sehari-hari sebesar 18 persen, tabungan pendidikan 15 persen, biaya medis 12 persen, sebesar 11 persen menambah akumulasi kekayaan, 9 persen menunggu kesempatan investasi, 9 persen pengeluaran besar selain rumah, 7 persen dikucurkan untuk membeli rumah dan 5 persen untuk dana lainnya.  

“Prioritas utama dari dana tabungan investor, dialokasikan untuk biaya pendidikan 35 persen, sebesar 20 persen memulai bisnis sendiri dan 14 persen untuk masa pensiun,” jelasnya.

Putut mengungkapkan, dengan data yang di atas, angka tersebut mengalami penurunan dibanding kuartal III-2013 sebelumnya yang mencapai 42 persen. Secara umum pengelolaan kas orang Indonesia ditempatkan di dana tunai dengan hasil survei 37 persen responden.  

“Ada pelemahan setimen terhadap tabungan sehingga berpengaruh terhadap prospek pensiun investor,” jelasnya.

Kendati demikian, dari angka itu sebanyak 55 persen responden mengaku merasa belum cukup memegang dana tunai. Artinya jumlah uang yang ada dalam tabungan maupun deposito masih kurang untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

“Para investor ini menyimpan dana tunai bisa menutupi kebutuhan hidupnya rata-rata selama 10 bulan. Padahal kalau melihat teorinya, dana jaga-jaga itu perlu 3-6 bulan saja,” pungkasnya. (okz)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik
Teknologi

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

...

Read moreDetails
Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

Next Post

Toyota Stop Produksi di Australia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.