• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah akan Bangun 1 Juta Rumah Per Tahun, Ini Rinciannya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mematangkan rencana pembangunan 1 juta rumah per tahun. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dari target 1 juta hunian bagian pemerintah, pihaknya bakal mengerjakan sekitar 311.000 unit dan bakal menelan dana Rp 15,4 triliun.

“Ini yang sudah kita rencanakan. Dalam rangka mencapai sasaran 1 juta unit hunian bagian pemerintah. ‎Dengan APBN ada Rp 311.000,” ujar Basuki saat ditemui di ruangannya, akhir pekan lalu.

Ia merinci, penyediaan rumah ini akan dibagi menjadi 3 bagian besar berdasarkan sumber pendanaannya. Pertama adalah ‎153.000 unit dengan biaya Rp 8,3 triliun yang didanai dari anggaran pembangunan perumahan yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Kementerian PUPR.

Ia merinci lagi, untuk 153.000 unit rumah yang dibangun Kementerian PUPR, akan dibangun 193 unit twin block alias rumah susun ‎dengan biaya Rp 3,9 triliun. 8.987 rumah tapak senilai Rp 2,7 triliun.

“Untuk rumah tapak, ada perbaikan 50.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan rumah tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” sambung dia.

Kedua, adalah 58.000 unit dengan biaya Rp 5,1 triliun yang didanai dari anggaran negara untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi kredit pemilikan rumah (KPR) yang disediakan dari Badan Layanan Umum (BLU).

Untuk 58.000 unit yang dibiayai dengan FLPP, akan tersedia 3.000 unit rumah susun dan 55.000‎ unit rumah tapak

Dan ketiga adalah 100.000 unit dengan biaya Rp 2 triliun yang didanai lewat dana APBN yang dialokasikan untuk Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapetarum).

Sementara, untuk sisa. 689.000 unit yang masih menjadi tanggung jawab pemerintah, akan dipenuhi lewat sejumlah skema termasuk bekerja sama dengan lembaga negara lain yang memiliki program bantuan perumahan seperti bantuan bergulir uang muka perumahan yang dimiliki Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan PT Taspen.

Untuk itu, ia mengaku, dalam waktu dekat akan melakukan komunikasi dengan lembaga-lembaga negara tersebut.

“Ini yang akan kita sediakan lagi makanya kita akan ajak ketemu BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen dan lainnya,” pungkas dia.

Perlu diketahui, Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan 2 juta unit hunian per tahun. 2 juta unit ini akan dibagi menjadi dua, 1 juta unit disediakan oleh pemerintah dan 1 juta unit oleh para pengembang dalam bentuk perumahan komersial.(Detikfinance)

 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Bisnis Bank Masih Menguntungkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.