• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PASCA PEMILU 2014: Investor Tahan Aksi Menunggu Presiden Baru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 April 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Pasar keuangan tampaknya terkaget-kaget dengan hasil hitung cepat pemilihan umum (Pemilu) legislatif 9 April 2014. Adapun rupiah, melemah ke level yang paling rendah dalam 3 minggu terakhir karena perhitungan cepat perolehan suara tak seperti yang diharapkan investor.

Ekonom Senior Standard Chartered, Fauzi Ichsan mengungkapkan investor merespons bahwa popularititas Joko Widodo (Jokowi) ternyata tidak sama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang menargetkan 27%-30% raihan suara.”Kini investor menilai perjalanan Jokowi tak semulus yang diharapkan sehingga untuk memuluskannya harus ada koalisi dengan partai besar,” katanya.

Fauzi mengungkapkan jika PDI-P tidak bisa menguasai 25% dari kursi DPR, maka harus koalisi dengan partai besar dan kemungkinan akan koalisi dengan Partai Golongan Karya (Golkar) atau Gerindra.Menurutnya, investor menginginkan PDI-P koalisi dengan partai besar yang pernah dan paham dalam perundang-undangan serta partai yang market friendly.

Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk. Ryan Kiryanto mengungkapkan pasar masih wait and see karena belum ada kejelasan pemerintahan dan presiden mendatang.

“Sekarang ini pasar menunggu hasil pemilihan presiden,” ungkapnya.Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melamah pada akhir perdagangan Jumat (11/4/2014). Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah melemah 0,49% ke level Rp11.414 per dolar AS. Sepanjang hari ini rupiah bergerak kisaran Rp11.394 hingga Rp11.471 per dolar AS.(Bisnis)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Empat Pilihan Warna Favorit untuk Anda!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.