BERTUAHPOS – Lebih dari 300 UMKM di Batam memanfaatkan program sertifikasi halal, program dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Pelaku UMKM juga diberi pendampingan untuk pemenuhan standar halal, dukungan penerbitan sertifikat halal gratis, serta pelatihan peningkatan kualitas produk dan pasar.
Direktur BCA Hendra Tanumihardja mengatakan sertifikasi halal sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing produk UMKM.
“Melalui sertifikasi halal dan pelatihan UMKM, BCA mendukung langkah pemerintah memperkuat ekosistem industri halal sekaligus mendorong perkembangan UMKM,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Selain menanggung biaya penerbitan sertifikat halal, BCA membantu UMKM memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis, membuka rekening secara daring, mengaktifkan pembayaran QRIS melalui aplikasi Merchant BCA, mengakses pembiayaan usaha (KUR), serta mendapatkan edukasi pengembangan kapasitas melalui tiga pilar — pelaku, pasar, dan produk.
Setelah pelatihan, peserta juga mendapat kesempatan mengikuti coaching clinic dan pelatihan digital marketing secara daring.
BCA menargetkan penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi UMKM sepanjang 2025. Sejak 2023, bank ini telah memfasilitasi penerbitan 3.000 sertifikat halal, terdiri dari 1.000 sertifikat pada 2023 di 10 kota/kabupaten dan 2.000 sertifikat pada 2024 di 24 kota/kabupaten.
“Kami ingin manfaatnya dirasakan secara merata oleh pelaku UMKM dari berbagai sektor, sekaligus mendorong kontribusi mereka dalam penguatan industri halal dan pertumbuhan ekonomi,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.
Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA yang juga mencakup Pojok UMKM, BCA UMKM Fest, pembinaan UMKM desa wisata, partisipasi UMKM di Trade Expo Indonesia, pelatihan UMKM Go Export, dan program inkubasi untuk perluasan pasar global. Pada 2024, potensi nilai ekspor UMKM binaan BCA mencapai lebih dari Rp100 miliar.***









