BERTUAHPOS — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Triyoga Laksito, mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menyimpan uang tunai di rumah.
Menurutnya, menyimpan uang di bank jauh lebih aman dan bermanfaat bagi pengelolaan keuangan pribadi maupun ekonomi nasional.
Triyoga menjelaskan, kebiasaan menyimpan uang fisik di rumah memiliki banyak risiko, mulai dari kehilangan, pencurian, hingga kerusakan akibat kebakaran atau bencana.
“Simpanlah uang di bank. Selain aman, hal ini juga membantu mengurangi peredaran uang palsu di masyarakat,” ujarnya di Pekanbaru, 18 Oktober 2025.
Menurutnya, dengan menabung di lembaga keuangan resmi, masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan seperti investasi, pembiayaan, maupun asuransi.
“Masyarakat bisa lebih paham produk keuangan itu apa saja, dan mana yang cocok untuk kebutuhan masing-masing,” kata Triyoga.
OJK, lanjutnya, terus berupaya memperluas literasi keuangan di seluruh daerah Riau agar masyarakat semakin memahami manfaat menabung dan menggunakan produk keuangan secara bijak.
Selain keamanan, Triyoga menilai menabung di bank turut berkontribusi pada stabilitas sistem keuangan nasional.
Dana masyarakat yang tersimpan di perbankan dapat membantu memperkuat likuiditas dan pembiayaan bagi sektor produktif, termasuk UMKM dan koperasi.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi bodong atau pinjaman online ilegal yang tidak terdaftar di OJK.
“Gunakan jasa keuangan yang resmi dan diawasi oleh OJK untuk menghindari kerugian,” tegasnya.
Menurutnya, semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat, maka semakin kecil potensi terjadinya kesalahan transaksi maupun penyalahgunaan layanan. OJK berharap masyarakat bisa menjadi pengguna jasa keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan semakin percaya dan bijak dalam menggunakan jasa keuangan. Ini bukan hanya soal uang, tetapi juga soal membangun kebiasaan finansial yang sehat,” ujar Triyoga.***









