Kenapa Harga BRIS Cenderung Melandai Setelah Dimerger?

Selasa, 02 Maret 2021 10:56
Kenapa Harga BRIS Cenderung Melandai Setelah Dimerger?
Ilustrasi, Net

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Harga saham Bank Syariah Indonesia [BRIS] diperkirakan akan menanjak naik setelah kepemilikan saham publik ditambah. 

Sejauh ini harga saham BRIS berada di harga Rp2.800.

Advertisement

Menurut Analis MNC Sekuritas Syam, jauh sebelum merger bank menjadi Bank Syariah Indonesia, harga saham BRIS bergerak pada angka Rp1.000. 

“Sebelum merger asetnya tergolong kecil, ya. Itu lah yang memicu aksi beli, sehingga harganya menanjak,” jelasnya, dalam live Instagram @idx_riau, Senin, 1 Maret 2021. 

Baca: Miris, Perbankan dan Toko Penyebab Lunturnya Kepercayaan Masyarakat Terhadap Nilai Rupiah Koin

“Setelah ketiga perbankan syariah asetnya menjadi besar, dan sekarang harganya cukup melandai,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini, saham kepemilikan publik BRIS tergolong masih kecil, yakni hanya pada kisaran 4%. Hal ini juga berpengaruh terhadap pergerakan transaksi BRIS di pasar bursa.

Meski demikian, peluang untuk menanjak naik masih akan terjadi, terutama setelah BRIS akan melakukan penambahan kepemilikan saham publik di pasar bursa. 

Kebijakan ini kemungkinan besar baru akan dilakukan di akhir 202. Dia menyarakan sebaiknya para investor menunggu sampai kebijakan itu diberlakukan. Dengan demikian rata-rata harga BRIS bisa akan lebih tinggi.

“Dengan demikian, nantinya saham yang beredar itu volumenya lebih besar. Sejauh ini memang kita harus menunggu. Tapi secara fundamental BRIS sangat kuat,” jelasnya. (bpc2)