BERTUAHPOS – Tren pembelian emas di Pekanbaru saat ini lebih didominasi oleh emas
perhiasan ketimbang emas batangan. Hal ini terlihat dari ramainya toko emas yang dipenuhi pembeli yang mencari gelang, cincin, hingga kalung emas dengan beragam model terbaru.
Berdasarkan pantauan Bertuahpos di sejumlah toko emas, Jumat, 12 September 2025, masyarakat cenderung memilih emas perhiasan karena bisa langsung dipakai sekaligus menjadi tabungan. Selain itu, model yang beragam juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli.
“Kalau perhiasan lebih laku. Karena orang tidak hanya melihat nilai investasinya, tapi juga bisa dipakai untuk acara atau sehari-hari. Jadi fungsinya ganda,” ujar salah satu penjual di Toko Mas Nirwana, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.
Berbeda dengan emas batangan yang lebih menitik beratkan pada fungsi investasi, emas perhiasan dianggap lebih praktis. Banyak masyarakat yang menilai emas batangan sulit untuk dicairkan kembali dalam waktu cepat dibandingkan emas perhiasan yang bisa dijual kapan saja di toko emas.
Selain itu, harga emas batangan yang relatif lebih tinggi seringkali membuat masyarakat berpikir dua kali untuk membelinya. Sementara dengan modal yang lebih terjangkau, pembeli sudah bisa memiliki perhiasan emas dengan kadar tinggi.
“Kalau perhiasan, orang bisa beli sedikit demi sedikit. Nanti kalau sudah banyak baru dijual kembali. Sedangkan emas batangan biasanya sekali beli jumlahnya lumayan besar,” tambah penjual tersebut.
Meskipun nilai jual kembali emas perhiasan biasanya dipotong biaya pembuatan (ongkos), minat masyarakat tidak surut. Bahkan banyak yang menganggap biaya tersebut sepadan dengan manfaat ganda yang diperoleh.
Tren ini diperkirakan masih akan bertahan, terutama menjelang momen-momen tertentu seperti pernikahan, perayaan adat, hingga akhir tahun. Dengan harga emas yang terus menunjukkan tren naik, emas perhiasan tetap menjadi pilihan utama masyarakat Pekanbaru untuk berinvestasi sekaligus tampil modis.***









