• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Perbandingan Suku Bunga KPR Beberapa Bank

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Penjualan rumah kelas menengah dengan harga Rp500 juta-2 miliar pada 2015 diprediksi melemah 20 persen, seiring dengan naiknya suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR).

Seperti diketahui, Bank Indonesia akhirnya menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin, menjadi 7,75 persen pada November 2014, setelah selama setahun bertahan di posisi 7,50 persen.

Kemudian, pada 11 Desember 2014, Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 7,75 persen.

Keputusan tersebut sebagai upaya menekan inflasi jangka pendek karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi saat ini.

Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), mengatakan untuk menyesuaikan kenaikan BI Rate di November 2014 dan kondisi pasar, perbankan menaikkan suku bunga KPR yang mulai efektif per Januari 2015.

“Sebagian besar bank mulai menerapkan suku bunga baru per Januari 2015, rata-rata di kisaran 13-14 persen, naik dibandingkan suku bunga tahun ini yang rata-rata 12 persen. Kenaikan cicilan KPR nasabah sebesar 25-30 persen,” ujar Ali, saat dihubungi VIVAnews Rabu malam 17 Desember 2014.

Dia memperkirakan BI tetap mempertahankan BI Rate di level 7,75 persen pada tahun depan. Kalaupun naik, BI hanya menaikkan 25 basis poin menjadi 8 persen.

“Sebenarnya 7,75 persen itu sudah sangat tinggi, semester kedua tahun depan baru stabil turun. Jika BI menaikkan BI Rate terlalu tinggi, bisa mematikan sektor riil,” paparnya.

Dia mengungkapkan, untuk mempertahankan BI Rate, BI bisa mengeluarkan cadangan devisa. Apalagi, kondisi saat ini rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Ali menuturkan, tahun 2015 akan menjadi titik paling rendah penjualan rumah. Selain karena kenaikan suku bunga KPR dan melemahnya rupiah, pasar perumahan juga baru dihadapkan kenaikan BBM yang menyebabkan naiknya biaya produksi.

“Selain penjualan turun, harga rumah juga akan naik hanya 5 persen, itu pun pengembang lebih mengandalkan pasokan rumah di 2014, proyek baru di 2015 akan sangat berkurang,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dikutip VIVAnews dari cekaja.com, berikut perbandingan suku bunga KPR beberapa bank saat ini.

1. BCA

Suku bunga yang ditawarkan 10 persen fixed rate tiga tahun.

2. Bank DKI

Suku bunga yang ditawarkan 10 persen fixed rate tiga tahun.

3. Bank CIMB Niaga

Suku bunga yang ditawarkan 10,25 persen fixed rate dua tahun.

4. PermataBank

Suku bunga yang ditawarkan 10,50 persen fixed rate satu tahun.

5. ANZ

Suku bunga yang ditawarkan 10,50 persen fixed rate dua tahun.

6. HSBC

Suku bunga 9,5 persen fixed rate tahun pertama dan 10,5 persen fixed rate di tahun kedua.

7. OCBC NISP

Suku bunga yang ditawarkan 10,73 persen fixed rate tiga tahun.

8. UOB

Suku bunga yang ditawarkan 10,75 persen fixed rate dua tahun.

9. Panin Bank

Suku bunga yang ditawarkan 10,75 persen fixed rate dua tahun.

10. Bank Victoria

Suku bunga yang ditawarkan 10,99 persen fixed rate dua tahun.

11. Bank Mandiri

Suku bunga yang ditawarkan 11 persen fixed rate satu tahun.

12. BNI

Suku bunga yang ditawarkan 12 persen fixed rate satu tahun.

13. BTN

Suku bunga yang ditawarkan 12 persen fixed rate satu tahun.

14. Bank Mega

Suku bunga yang ditawarkan 12,99 persen fixed rate satu tahun.

15. Bank Bukopin

Suku bunga yang ditawarkan 14 persen fixed rate satu tahun. (one/Viva)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

7 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.