Hati-hati! Tukar Rupiah di Non Bank Berpotensi Uang Palsu

Selasa, 13 Juni 2017 09:55

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Menjelang masuk Idul Fitri, ada pemandangan berbeda di sepanjang Jalan Hang Tuah, Pekanbaru, Riau. Mudah sekali ditemui seseorang berdiri di pinggiran jalan, menenteng rupiah pecahan kecil dan dijajakan kepada siapa saja yang melintas di jalur itu.

“20 ribu, 20 ribu. Yang mau tukar uang.” Teriakan seperti itu biasa dilihat, di sepanjang jalan ini. Terutama, beberapa hari menjelang masuk Idul Fitri.

Tahun sebelumnya, Audi, seorang remaja perempuan, menggantikan ayahnya, membuka jasa penukaran uang di tempat itu. Tentu saja ada imbalannya. Kalau punya uang Rp 100.000, maka hanya bisa ditukar Rp 90.000 saja.

“Untungnya hanya Rp 10.000 untuk pecahan Rp 100.000,” ujarnya, Selasa (13/6/2017). Jadi kalau tukar uang Rp 200.000 maka potongan Rp 20.000. Atau ada potongan sebesar 10% dari setiap kali penukaran.

Baca: Harga Emas Naik Seiring Pelemahan Dolar AS dan Vote Swiss

Aktifitas penukaran uang seperti ini sebenarnya tidak dibenarkan. Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau, Siti Astiyah sudah berusaha mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penukaran uang ke perorangan. Karena sangat berpotensi menyebarnya uang palsu.

Pihaknya sudah memproyeksikan sejak jauh-jauh hari, bahkan sebelum masuk Bulan Ramadan ini. Seluruh perbankan di Riau, diminta terlibat dalam aktifitas penukaran rupiah itu.

Meski demikian, kata Siti, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati sebelum melakukan penukaran uang. “Jangan tukar uang dengan perorangan karena beresiko uang palsu,” ujarnya. 

Masyarakat terus didorong untuk melakukan penukaran uang kepada perbankan. Selain aman, dipastikan tidak ada potongan dalam bentuk apapun.

Baca: BI Buka Loket Penukaran Uang Mulai 14 Juni Nanti

Seperti tahun sebelumnya BI Perwakilan Riau juga membuka loket penukaran uang untuk masyarakat. Loket penukaran uang kertas ini akan dimulai pada tanggal 14 sampai 22 Juni 2017, di halaman Kantor BI Riau, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Riau. Dengan waktu buka dan tutup dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. BI bekerjasama dengan 30 perbankan umum secara bergiliran.

“Masing-masing akan ada 6 bank sehari. Penukaran uang ini untuk semua pecahan rupiah,” katanya. 

Ada sebanyak Rp 4,4 triliun rupiah disediakan. Disebar ke seluruh kabupaten dan kota di Riau, terbanyak di Pekanbaru. Penyediaan uang naik sedikit dari tahun sebelumnya hanya Rp 4,2 triliun atau 4,6%. Angka tersebut, kata Siti, setelah dibicarakan dengan seluruh bank terhadap kebutuhan uang di Riau. Diperkirakan juga jumlah peminat tukar uang juga meningkat pada tahun ini. (bpc3)