• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Emas Tersungkur Gara-gara Minyak Dunia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM,SAN FRANSISCO – Harga emas kembali tertekan pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) seiring harga minyak gagal mempertahankan kenaikan.

Harga emas untuk pengiriman Februari turun 14,80 poin (1,2 persen) ke level US$ 1.207,70 per troy ounce. Sementara itu, harga perak melemah 2,9 persen, atau sekitar 49 sen menjadi US$ 16,56 per ounce.

Harga minyak dan emas kini bergerak seirama. Harga minyak tertekan setelah pejabat Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menunjukkan sinyal tidak memotong produksi meski harga minyak mentah terus merosot.

Di sisi lain, analis dari Barclays menyatakan kepemilikan emas yang diperdagangkan di bursa emas relatif stabil pada awal Desember. Menurut data terbaru, arus masuk mencapai lebih dari 6 ton setelah empat bulan berturut-turut.

“Data CFTC untuk pekan yang berakhir 9 Desember menunjukkan posisi spekulatif di COMES meningkat 25,5k lot yang sebagian besar didorong dari posisi jangka panjang,” tutur Analis seperti dikutip dari Marketwatch, Selasa (16/12/2014).

Selain itu, harga emas yang juga dipengaruhi data ekonomi pada awal pekan ini. Indeks Empire State menunjukkan hasil negatif sejak Januari 2013. Sementara itu, produksi industri naik 1,3 persen pada November, ini kenaikan terbesar sejak Mei 2010.

Investor juga menunggu hasil pertemuan bank sentral Amerika Serikat/The Federal Reserve pada akhir pekan ini. Pernyataan kebijakan baru The Fed diharapkan dapat memberikan insentif segar bagi investor. (Ahm/Liputan6)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Harga Minyak Anjlok, Harga BBM Bakal Diturunkan?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.