• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekonom: Hadapi Rupiah, BI Babak Belur

Tim Redaksi by Tim Redaksi
20 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM  – Keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dianggap sebagai pemicu merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Pengamat pasar uang, Farial Anwar mengatakan, melemahnya mata uang rupiah merupakan salah satu imbas dari kekeliruan pemerintah dalam mengambil keputusan menaikan BBM subsidi di saat isu adanya kenaikan bunga acuan The Fed (bank sentral Amerika Serikat).

“Dampaknya terhadap inflasi sangat signifikan. Tidak ada orang yang mau memegang mata uang yang terkena cost push inflation. Dampak kenaikan BBM itu, orang konversi ke dolar. Maka permintaan dolar tinggi,” ujarnya di Jakarta, Sabtu, 20 Desember 2014.

Farial menilai, kebijakan menaikan BBM bersubsidi merupakan kebijakan yang benar, namun waktunya yang salah. “Nah, guncangan itu menyebabkan tekanan yang lebih besar,” ujarnya.

Farial menuturkan, hal ini merupakan tugas berat Bank Indonesia (BI) yang menanggung guncangan perekonomian ini.

“Sekarang BI yang babak belur. Kan tugasnya BI mengembalikan inflasi, melemahnya rupiah terhadap barang dan jasa. Dan juga rupiah terhadap mata uang lain atau dolar,” tuturnya.

Farial mengatakan, Bank Indonesia memiliki kemampuan untuk meredam dan mengembalikan kestabilan mata uang rupiah.

“Saya berharap kemampuan BI untuk meredam dan mengembalikan nilai tukar ini. Pertanyaannya, seberapa besar kemampuannya di tengah permintaan besar dan supply-nya yang terbatas. Nah, ini jadi problem mendasar yang susah dicari jawabannya dalam waktu dekat,” ujarnya.(Viva)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?
Teknologi

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

...

Read moreDetails
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Next Post

Pengumuman Kelulusan CPNS Siak Belum Bisa dipastikan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.