• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Efek BBM hanya sesaat ke pasar modal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
28 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA-  Investor pasar modal berharap pertemuan antara presiden terpilih Joko Widodo dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali, kemarin, bisa memberikan kepastian arah kebijakan harga BBM bersubsidi.

Reza Nugraha, analis MNC Securities menilai, kisruh terkait BBM bersubsidi belakangan ini menekan pasar modal. Investor mengkhawatirkan berita kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

Persoalan itu, jika dibiarkan, bisa memicu masalah tambahan semisal lonjakan inflasi dan tentu menekan sektor riil. Pertemuan SBY-Jokowi di Bali, lanjut Reza, semestinya bisa menghasilkan solusi baik jangka pendek maupun panjang mengenai penyelesaian masalah BBM. “SBY dan Jokowi semestinya bisa memberikan kepastian kapan harga BBM bersubsidi akan dinaikkan,” terang Reza, Rabu (27/8). Kendati demikian, dia menerka, Presiden SBY akan “buang badan” dengan tak mengerek harga BBM subsidi. Maklum, SBY terkenal menganut kebijakan populis. Jika itu terjadi, kenaikan harga premium mungkin baru terjadi tahun depan.

William Surya Wijaya, analis Indosurya Securities menambahkan, kisruh terkait kebijakan BBM subsidi menimbulkan ketidakpastian lantaran terlalu dipolitisasi. Padahal, secara umum, masyarakat sudah siap mengantisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi. Investor sangat memperhatikan kondisi makro ekonomi Indonesia yang kian berat akibat tingginya beban subsidi BBM. Kekhawatiran ini sudah terindikasi dari kian melebarnya defisit transaksi berjalan. Pada kuartal II 2014, defisit transaksi berjalan membengkak menjadi US$ 9,1 miliar atau 4,27% dari PDB. Sebelumnya pada kuartal I defisit sebesar US$ 4,02 miliar atau 2,05% dari PDB.

Beban kian berat seiring tingginya anggaran subsidi energi di tahun depan, yaitu mencapai Rp 291,1 triliun naik dari tahun ini yang Rp 246,49 triliun. Kendati begitu, para analis menerka laju IHSG tidak bergerak ekstrem lantaran kebijakan BBM.

Kiswoyo Adi Joe, analis Investa Saran Mandiri memprediksi, jika harga BBM naik tahun ini, IHSG tertekan selama sebulan, kemudian bergerak naik lagi. Hampir semua sektor terimbas, seperti transportasi, konsumen, ritel, properti dan perbankan. Level support-resistance IHSG di tahun ini diprediksi di 4.800-5.500.

Reza dan William melihat level tertinggi IHSG tahun ini tidak terpengaruh kebijakan harga BBM. Reza memprediksi IHSG tetap bergerak ke level 5.250 di akhir tahun. Adapun William melihat lebih optimis yaitu di 5.625.(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce
Otomotif

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce

...

Read moreDetails

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Next Post

10 Penjualan Termahal Madrid Sepanjang Masa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.