BERTUAHPOS.COM — BRK Syariah menggelar In-House Training bertajuk: Sosialisasi SKNBI, BI-RTGS, BI-FAST, DHN, Aplikasi PDP, Implementasi Aplikasi goAML, serta coaching praktik Pengisian LBUT BI bagi para Teller dan Customer Service di Menara Dang Merdu, Senin, 18 Mei 2026. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi SDM dalam menghadapi transformasi sistem pembayaran nasional sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi anti pencucian uang.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah Fajar Restu Febriansyah mengatakan komitmen manajemen untuk terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapasitas Teller dan CS yang menjadi ujung tombak layanan dan pengawasan transaksi perbankan. Ia menekankan bahwa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini bersifat mandatori dan krusial bagi integritas operasional bank.
“Kegiatan sosialisasi SKNBI, BI-RTGS, dan BI-FAST ini menjadi sangat penting sebagai bagian dari upaya kita bersama melindungi literasi sistem pembayaran di lingkungan bank serta mendukung akselerasi digitalisasi. Seluruh pegawai harus memahami prosedur dan manfaat layanan pembayaran modern ini guna meningkatkan efisiensi transaksi bagi nasabah,” tegas Restu.
Restu juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena tuntutan profesionalisme di industri perbankan terus meningkat. Investasi pada pendidikan dan penataan kompetensi pegawai disebutnya sebagai penentu kualitas layanan bank dalam jangka panjang.
BRK Syariah menempatkan Teller dan CS sebagai gatekeeper yang menjaga kualitas layanan dan kepatuhan operasional bank setiap harinya. Pelatihan semacam ini menjadi bagian dari strategi BRK Syariah untuk memastikan setiap lini terdepan beroperasi sesuai koridor regulasi dan prinsip kehati-hatian perbankan.
“Kami tidak ingin sekadar memberikan layanan rutin. Setiap personel harus aktif memperdalam wawasan agar layanan semakin bermutu. Investasi pada peningkatan kapasitas SDM ini adalah langkah kita memastikan operasional bank berjalan sesuai koridor regulasi dan prinsip kehati-hatian. Teller dan CS adalah gatekeeper yang menjaga kualitas layanan dan kepatuhan kita ke depan,” tambah Restu.
Pelatihan ini dihadiri sejumlah pejabat BRK Syariah, di antaranya Pemimpin Divisi Operasional dan Akuntansi Anthony Sujarwo, Pinbag E-Channel Divisi Operasional dan Akuntansi Erdiantho, serta Pinbag Corporate Learning Centre Divisi Manajemen SDI T. Rahman Putrayudha. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan keseriusan BRK Syariah dalam menjadikan peningkatan kompetensi SDM sebagai prioritas strategis jangka panjang bank.***









