BJB Targetkan Peningkatan Kredit Kronstuksi Sebesar 30 Persen

Minggu, 14 Februari 2016 11:27

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Branch Manager Bank Jabar Banten Cabang Pekanbaru, Adie Arief Wibawa mengatakan, penyaluran kredit pembiayaan konstruksi sepanjang Tahun 2015 Rp 100 miliar. Untuk itu, ditahun 2016 ini, BJB sendiri akan menargetkan adanya peningkatan sebesar 30 persen untuk pemnyaluran kredit di bandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Untuk target tahun 2016 ini Bank BJB menetapkan penyaluran kredit konstruksi dalam mendukung pembangunan di bidang infrastruktur maupun jasa. Kami fokus kepada pemerintah dan swasta,” kata Adie, Sabtu (13/2/2016).

Kredit konstruksi sendiri yang diberikan kepada pemerintahan adalah dalam bentuk proyek-proyek yang sumber pembiayaannya dari dana pemerintah. “Entah itu APBD di daerah maupun provinsi, selain itu juga ada proyek-proyek BUMN maupun BUMD,” sambungnya.

Sedangkan pembiayaan sektor swasta, lanjut Adie, Bank BJB cenderung bekerjasama dengan pihak swasta yang bergerak di bidang sektor minyak bumi dan gas. Selain itu, di awal tahun 2016 ini, Bank BJB telah menyalurkan pembiayaan kredit konstruksi untuk proyek pemerintah.

Baca: Setelah Lima Hari Tertekan, Wall Street Kembali Bangkit

“Misalnya proyek multiyears Pemko Pekanbaru untuk membangun jalan lingkar luar Kawasan Industri Tenayan Raya, pemeliharaan berkala jembatan Suak Buaya di Kabupaten Indragiri Hilir, maupun pembangunan drainase UIN Suska tahap dua,” terangnya lagi.

“Itu dari pemerintahannya, kalau untuk swasta beberapa pekerjaan operasional rekanan kita untuk penyaluran kredit kontruksi itu ada di BOB PT BSP Pertamina Hulu dan Chevron,” ulasnya.

Adapun besaran plafond kredit untuk pembiayaan konstruksi sendiri, katanya, terbagi atas kewenangan masing-masing. Untuk Bank BJB Cabang Pekanbaru memiliki kewenangan memutus sampai dengan Rp5 miliar. Jika di atas Rp5 miliar sampai Rp 20 miliar diserahkan ke kantor wilayah. Di atas Rp 20 miliar merupakan kewengan kantor pusat.

“Syarat untuk plafond kredit pembiayaan konstruksi dari kita yaitu sudah menjadi nasabah di Bank BJB. Dan apat dilihat pada nasabah yang telah memiliki rekening perusahaan di Bank BJB seluruh Indonesia,” beber Adie.

Dengan adanya rekening di BJB, barulah dapat memasukan surat permohonan untuk mendapatkan fasilitas kredit dengan lampiran kontrak yang telah dimenangkan, company profile lengkap, serta  persyaratan administrasi lainnya. (iqbal)