• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bank adu gesek di bisnis kartu kredit

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Bank tidak kehabisan akal memoles kinerja. Di tengah perlambatan kredit, bank beradu otot di bisnis kartu kredit. Maklumlah, kartu plastik masih menjadi primadona masyarakat dalam berbelanja ataupun menggesek tunai.

Makanya, tak heran jika transaksi kartu kredit terus tumbuh. Sebagai gambaran, tahun lalu, volume transaksi kartu kredit tumbuh 7,9% menjadi sebanyak 239,09 juta kali. Di periode sama, nilai transaksi kartu plastik tumbuh 10,66% menjadi Rp 223,36 triliun (lihat tabel).

Kendati terhadang aturan pembatasan kepemilikan kartu kredit yang dirilis Bank Indonesia (BI), perbankan tetap percaya diri mematok target optimistis di bisnis ini. Ambil contoh, Bank Mandiri. Bank berlogo pita emas ini menargetkan pemegang kartu kredit bertambah menjadi sebanyak 4 juta pada tahun ini.

Boyke Yurista, SVP Consumer Cards Bank Mandiri, mengatakan, saat ini jumlah pemegang kartu kredit Mandiri mencapai 3,7 juta. Dari jumlah itu, rata-rata transaksi mencapai Rp 3 juta per kartu. Boyke mengklaim, Mandiri tidak terganggu dengan aturan BI. Sebab, sebagian besar pemegang kartu kredit Mandiri berpenghasilan di atas Rp 10 juta per bulan.

Di bisnis kartu kredit, Mandiri mengantongi pendapatan non bunga (fee based income) sebesar Rp 1 triliun di tahun lalu dengan outstanding kredit sebesar Rp 5,6 triliun. Di kuartal I 2014, Mandiri meraih fee based sebesar Rp 291 miliar dari bisnis ini.

Sulit akuisisi

Laksono, Card Business Group Head Bank Internasional Indonesia (BII) mengaku, pihaknya kesulitan mengakuisisi nasabah baru kartu kredit. “Saat ini regulasi kartu kredit cukup baik, sehingga bank tidak bisa sembarangan mengakuisisi nasabah baru yang tidak layak kartu kredit,” ujar Laksono, Rabu (2/7).

Sebelumnya, BII menargetkan pertumbuhan pengguna kartu kredit sebesar 10%-20% di tahun 2014. Di akhir tahun 2013, pemegang kartu kredit BII mencapai 1 juta kartu. Ini berarti, BII membidik penambahan sebanyak 200.000 pemegang kartu kredit.

Demi mencapai target, BII menerapkan sejumlah strategi. Misal, menebar diskon, mempermudah transaksi, dan meningkatkan keamanan. Saat ini, nominal transaksi kartu kredit BII mencapai Rp 3 triliun saban bulan. Hingga akhir tahun nanti, BII optimistis, transaksi mampu tumbuh sebesar 20%-30%.

Aturan BI juga tak menggentarkan Bank Central Asia (BCA). Beberapa waktu lalu, bank milik Grup Djarum ini meluncurkan kartu kredit bertajuk BCA Black. BCA berharap, produk ini bakal menopang pertumbuhan bisnis kartu kredit.

Santoso, Senior General Manager Kartu Kredit BCA menargetkan 75.000 kartu BCA Black terjual di tahap awal. Target nasabah BCA Black adalah kelas menengah berpendapatan Rp 120 juta per tahun.(Kontan)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Ini Kunci Sukses Capres Mendekati Hari Pencoblosan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.