• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Asuransi Energi: Premi Anjlok, Klaim Melonjak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
12 Juni 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA — Sepanjang kuartal I/2014, kinerja asuransi energi darat dan energi lepas pantai menjadi yang paling buruk dibandingkan dengan lini usaha lain di asuransi umum. Preminya anjlok, sementara klaimnya naik tajam jika dibandingkan dengan kuartal I/2013.

Berdasarkan data yang dihimpun Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), perolehan premi bruto asuransi energi lepas pantai mengalami penurunan paling besar, yakni 67,3%. Asuransi energi darat berada di posisi terbesar kedua, atau turun sebesar 41,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dadang Sukresna, Wakil Ketua Bidang Statistik, Informasi, dan Analisa AAUI mengatakan hal tersebut disebabkan minimnya proyek terkait energi pada kuartal pertama tahun ini.

“Pada kuartal ketiga biasanya tumbuh cukup signifikan,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Lini usaha asuransi energi darat mencatatkan total perolehan premi senilai Rp59,7 miliar, sedangkan pada kuartal I/2013, premi yang dibukukan senilai Rp102,5 miliar.

Asuransi energi lepas pantai,premi bruto yang diraup sebesar Rp41,8 miliar, sementara pada periode yang sama tahun lalu, lini usaha ini mampu mendulang premi senilai Rp127,7 miliar.

Di tengah merosotnya pendapatan premi, pembayaran klaim kedua lini usaha asuransi tersebut melonjak tajam.

Pertumbuhan klaim lini usaha asuransi energi darat mencapai angka 1152,4%, dan energi lepas pantai naik 328,1% dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu.

Asuransi energi darat melakukan pembayaran klaim sebesar Rp100,8 miliar, nyaris dua kali lebih besar dari premi yang diperolehnya.

Padahal pada kuartal I/2013 klaimnya hanya Rp8 miliar, 12 kali lebih kecil dari premi yang diraupnya.

Asuransi energi lepas pantai membayar klaim sebesar Rp48,9 miliar, sedikit lebih besar dari perolehan premi.

Sedangkan pada kuartal pertama tahun lalu, pembayaran klaimnya hanya Rp11,4 miliar, jauh lebih kecil dari premi yang dibukukan.

Menurut Dadang, melonjaknya klaim pada kuartal pertama tahun ini kemungkinan disebabkan faktor pembukuan.

“Barangkali ada klaim-klaim yang diajukan akhir tahun lalu, tapi baru dibayarkan di awal tahun ini,” katanya.

Besarnya jumlah klaim tersebut mengakibatkan ikut melonjaknya angka loss ratio lini usaha asuransi energi darat dan energi lepas pantai.

Asuransi energi darat mencatatkan angka loss ratio sebesar 169%, sedangkan loss ratio  energi lepas pantai sebesar 116,9%.

Dari segi pangsa pasar, kedua lini usaha tersebut masih terbilang kecil.

Dari 15 lini usaha yang dikelompokkan AAUI, energi darat memiliki pangsa pasar 0,5% pada kuartal I/2014, turun dari tahun lalu sebesar 1%.

Sementara untuk energi lepas pantai, pangsa pasarnya lebih kecil, yakni 0,3% turun dari kuartal I/2013 sebesar 1,2%.

Secara keseluruhan, premi bruto industri asuransi umum pada kuartal I/2014 sebesar Rp12,7 triliun atau tumbuh 19,6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan premi tersebut didongkrak oleh lini usaha asuransi rangka pesawat yang tumbuh sebesar 106,8%. Asuransi kredit juga tumbuh signifikan sebesar 91,7%.

Dari segi klaim, tercatat pertumbuhan sebesar 12,9% menjadi Rp4,5 triliun dari Rp3,9 triliun pada kuartal I/2013.

Peningkatan klaim tertinggi pada awal tahun 2014 secara nominal terjadi pada lini usaha asuransi kredit yang mengalami kenaikan klaim sebesar Rp172 miliar.(Bisnis)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau
Ekonomi

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

...

Read moreDetails
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Next Post

Saham-saham Pilihan Hari Ini(12/06/2014)

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.