• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sektor Industri Masih Lemah, Inilah Tiga Fokus Penguatan Ekonomi Riau 2026

Penguatan industri pengolahan berbasis komoditas lokal diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara jangka panjang.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Januari 2026
Sektor Industri Masih Lemah, Inilah Tiga Fokus Penguatan Ekonomi Riau 2026

Sektor Industri Masih Lemah, Inilah Tiga Fokus Penguatan Ekonomi Riau 2026

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemerintah Provinsi Riau menegaskan arah baru pembangunan ekonomi daerah pada 2026 dengan fokus pada pertumbuhan berbasis kemampuan sendiri. Strategi ini diarahkan agar perekonomian Riau tumbuh dengan mengandalkan potensi lokal, bukan semata bergantung pada faktor eksternal maupun ekspor bahan mentah.

Ini menjadi arah kebijakan baru bagi karena selama ini pertumbuhan ekonomi Riau masih terkonsentrasi pada migas dan perkebunan kelapa sawit, sebagaimana disampaikan Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi, dalam Sarasehan Ekonomi Awal Tahun 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Senin, 19 Januari 2026.

Secara statistik, kinerja ekonomi Riau menggambarkan posisi strategis secara nasional dengan kontribusi 5,14% terhadap perekonomian Indonesia pada triwulan III 2025. Capaian ini menempatkan Riau sebagai provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 secara nasional dan terbesar kedua di luar Pulau Jawa.

Capaian ekonomi sepanjang 2025 menjadi landasan penting bagi Riau untuk merumuskan arah pembangunan ekonomi pada tahun ini dan ke depannya Pemprov Riau, kata Syahrial, tengah melakukan analisis kebijakan dengan fokus pada sektor-sektor unggulan yang memiliki daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “2026 fokus ekonomi Riau di beberapa sektor unggulan,” katanya.

Adapun fokus pertama pembangunan ekonomi Riau diarahkan pada pertumbuhan berbasis kemampuan sendiri. Konsep ini mendorong daerah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki agar pertumbuhan ekonomi lebih berkelanjutan dan tahan terhadap guncangan eksternal.

Dia menyebut, bahwa sektor perkebunan tetap menjadi tulang punggung utama, meskipun pembangunan ekonomi Riau tidak boleh hanya bergantung pada satu komoditas saja.

Selain kelapa sawit, Riau juga memiliki komoditas strategis lain seperti kelapa, sagu, dan karet yang dinilai memiliki potensi besar namun belum dioptimalkan secara maksimal dalam rantai nilai industri.

“Selama ini fokus kita di sawit. Padahal kita juga punya kelapa yang potensinya besar, namun belum terkelola dengan baik,” jelas Syahrial.

Kedua, pengembangan kawasan industri untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi sebagai kunci utama meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. “Struktur ekonomi kita perlu segera bertransformasi,” ujarnya, sebab ketergantungan pada ekspor komoditas mentah dinilai membuat ekonomi daerah rentan terhadap fluktuasi harga global dan tekanan eksternal.

Penguatan industri pengolahan berbasis komoditas lokal diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara jangka panjang.

Ketiga, menjaga stabilitas ekonomi rakyat. Komitmen Pemprov Riau, kata Syahrial, masih sama, yakni memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pengendalian inflasi dan penguatan daya beli masyarakat.

Stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjadi fondasi utama agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Harapan kita di 2026, ekonomi Riau meningkat, inflasi tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan kebutuhan dasar tercukupi,” pungkas Syahrial Abdi.***




 

Tags: ekonomiriau
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Inilah Ruang Setara

Inilah Ruang Setara

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Next Post
Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.