BERTUAHPOS.COM — Program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Riau tahun 2026 mengalami lonjakan signifikan alokasi sebanyak 4.836 unit rumah dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 433 unit.
Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik kucuran program ini dan akan memperkuatnya dengan dukungan listrik gratis serta modal usaha bagi penerima manfaat.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, program bantuan BSPS Riau tahun 2026 tetap perlu sinergi seluruh pemangku kepentingan agar berjalan optimal.
“Ini merupakan program pemerintah yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Jadi memang memerlukan kerja sama dan sinergi,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan BSPS di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Senin, 6 Juli 2026.
Hariyanto menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah pemantapan sebelum program menyasar masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten dan kota.
Peningkatan signifikan alokasi bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) Riau tahun 2026 merupakan respons atas masih tingginya angka rumah tidak layak huni. Sebanyak 4.836 unit rumah akan dibangun secara merata di berbagai daerah.
Tahun lalu, BSPS hanya menjangkau 433 unit rumah, dan pemerintah provinsi memandang kenaikan tahun ini sebagai lompatan kebijakan yang progresif. “Kita ucapkan terima kasih kepada Presiden karena sudah membantu Riau. Untuk tahun 2026 bantuan stimulus mengalami peningkatan mencapai 1.000 persen dibanding tahun 2025,” ungkap SF Hariyanto.
Pemprov Riau tidak hanya menyalurkan bantuan rumah, tetapi juga melengkapinya dengan dukungan koneksi listrik dan akses permodalan. “Memang bantuan rumahnya dari Pemerintah Pusat. Dan kita akan lengkapi dengan bantuan listrik dari PLN, bantuan modal usaha dari BRI dan BRK,” kata SF Hariyanto.
Kolaborasi dengan PLN, BRI, dan Bank Riau Kepri ini diharapkan menciptakan ekosistem hunian layak yang produktif. Masyarakat tak hanya mendapatkan tempat tinggal, melainkan juga peluang ekonomi yang berkelanjutan melalui akses permodalan.
Rakor tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan efisien. “Kita menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat,” pungkas SF Hariyanto menutup sambutannya.
Dengan angka 4.836 unit, kata SF Hariyanto, BSPS Riau tahun 2026 menjadi salah satu program perumahan swadaya terbesar di provinsi ini. Program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan kepemilikan rumah layak huni di tengah tekanan daya beli masyarakat.









