• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pembangunan Riau 2026 Terancam Akibat Potensi PAD Turun

DPRD Riau minta Pemprov segera antisipasi potensi penurunan PAD 2026. Langkah inovatif perlu dilakukan dengan memaksimalkan BUMD dan pengelolaan aset.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Agustus 2025
Pembangunan Riau 2026 Terancam Akibat Potensi PAD Turun

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pembangunan di Riau tahun 2026 terancam terganggu akibat potensi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemprov Riau diminta segera melakukan mengantisipasi potensi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

Jika tidak, maka akan mengganggu pembangunan daerah dan program prioritas di tahun depan.

Adapun potensi penurunan PAD Riau dipicu berkurangnya porsi Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat, yang berdampak signifikan terhadap APBD 2026. 

“Salah satu DBH minyak bumi turun 36% menjadi 16%,” kata Anggota DPRD Riau, Abdullah, di Pekanbaru.

Pemprov Riau perlu segera mengambil langkah inovatif untuk menciptakan sumber pendapatan baru agar pembangunan tetap berjalan. 

Salah satunya dengan penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan optimalisasi pengelolaan aset.

Selain DBH, penurunan PAD Riau juga dipengaruhi harga minyak dunia yang terus melemah dan diprediksi bisa menyentuh USD 60 per barel. 

Faktor lain yang turut memengaruhi yakni efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 sebagaimana diumumkan Menteri Keuangan beberapa waktu lalu.***

Tags: ekonomiRegionalriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Inilah Ruang Setara

Inilah Ruang Setara

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Next Post
Naik 13,6%, BTN Catat Laba Bersih Rp1,7 Triliun di Semester I 2025

Naik 13,6%, BTN Catat Laba Bersih Rp1,7 Triliun di Semester I 2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.