BERTUAHPOS.COM — Mengawali pekan terakhir Juni 2026, nilai tukar rupiah bergerak positif terhadap dolar Amerika Serikat.
Mata uang Garuda dibuka menguat 54 poin atau setara 0,30 persen ke level Rp17.868 per dolar AS pada pembukaan pasar spot Senin 29 Juni 2026.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, indeks dolar AS terpantau bertahan di level 101,361. Penguatan rupiah ini melanjutkan tren positif yang sudah terbentuk sejak akhir pekan lalu.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, nilai tukar rupiah ditutup menguat 21 poin ke level Rp17.922 per dolar AS.
Reli selama 2 hari beruntun ini menjadi sinyal kembalinya minat pelaku pasar terhadap aset dalam negeri.
Meski demikian, dolar AS memasuki paruh kedua 2026 dengan fundamental yang solid.
Mata uang Paman Sam tercatat sebagai valuta dengan kinerja terbaik pada pertengahan tahun dengan kenaikan 3 persen.
Optimisme terhadap ekonomi AS didorong oleh booming kecerdasan buatan yang menjaga daya tarik aset Negeri Abang Sam.
Kondisi ini kontras dengan tahun lalu ketika dolar AS sempat anjlok lebih dari 10 persen.
Meski prospek gencatan senjata AS-Iran menekan harga energi dan risiko inflasi, investor masih mengantisipasi pergerakan suku bunga The Fed berikutnya.
Ketegangan geopolitik global ikut memperkuat posisi dolar sebagai aset aman.









