BERTUAHPOS.COM — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang Rp2.648.000 hingga Rp2.790.000 per gram pada perdagangan sepekan mendatang. Proyeksi ini muncul setelah harga emas Antam mengalami koreksi tajam sebesar Rp43.000 secara kumulatif selama periode 15-20 Juni 2026.
Menurut pengamat pasar logam mulia Ibrahim Assuaibi, pergerakan harga emas domestik akan sangat bergantung pada fluktuasi harga emas dunia. Namun, apabila harga emas dunia menguat, kemungkinan resistance pertama di US$4.243 per troy ounce dan logam mulia (emas Antam) di Rp2.688.000 per gram.
“Apabila menguat kembali, resistance kedua logam mulia bisa mencapai Rp2.790.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu, 21 Juni 2026.
Dia memetakan 2 skenario pergerakan harga emas Antam berdasarkan level teknikal support dan resistance. Skenario pelemahan terjadi apabila harga emas dunia terseret ke level US$4.088 per troy ounce. Kondisi tersebut berpotensi menyeret harga emas Antam ke support pertama di level Rp2.648.000 per gram.
Pelemahan lanjutan masih mungkin terjadi jika tekanan terhadap emas dunia berlanjut. Sebaliknya, jika harga emas dunia mampu menembus level resistance di US$4.243 per troy ounce, emas Antam berpeluang memantul ke area Rp2.688.000 per gram.
“Saya juga mengantisipasi harga emas Antam kembali melemah ke level support kedua di Rp2.550.000 per gram,” katanya Ibrahim.
Optimisme penguatan lebih tinggi pun terbuka apabila momentum beli meningkat signifikan. Level resistance kedua emas Antam diproyeksikan menyentuh Rp2.790.000 per gram. Rentang proyeksi ini menjadi panduan bagi investor di tengah ketidakpastian pasar.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, pergerakan harga emas Antam sepekan terakhir memang penuh tekanan. Harga emas Antam sempat menanjak Rp18.000 ke level Rp2.729.000 per gram pada pembukaan pekan, Senin, 15 Juni 2026. Stabilitas harga bertahan pada Selasa, 16 Juni 2026, di posisi yang sama.
Lalu, kenaikan tipis kembali terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026, sebesar Rp4.000 menjadi Rp2.733.000 per gram. Namun, tekanan jual menghantam pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan koreksi harian sebesar Rp30.000 ke level Rp2.703.000 per gram. Kejatuhan berlanjut pada Jumat, 19 Juni 2026, dengan penurunan identik Rp30.000 menjadi Rp2.673.000 per gram.
Harga emas Antam akhirnya menutup pekan di level Rp2.668.000 per gram pada Sabtu, 20 Juni 2016. Koreksi harian pada Sabtu tercatat sebesar Rp5.000.
Di sisi lain, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga ikut terseret melemah. Pada Sabtu, 20 Juni 2026, harga buyback tergerus Rp7.000 ke posisi Rp2.401.000 per gram. Pelemahan buyback ini terjadi seiring dengan penurunan harga jual di pasar domestik.









