BERTUAHPOS – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menegaskan bahwa kestabilan ekonomi daerah sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Menurutnya, ketika daya beli masyarakat tetap terjaga, otomatis perekonomian daerah juga akan berjalan stabil.
Dia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga keseimbangan harga bahan pokok di pasaran. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
“Kalau daya beli masyarakat terjaga, otomatis ekonomi daerah juga akan stabil,” kata Abdul Wahid dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin, 20 Oktober 2025.
Menurutnya, upaya menjaga kestabilan ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Masyarakat juga diharapkan bijak dalam berbelanja dan memanfaatkan produk lokal agar perputaran ekonomi di daerah semakin kuat.
Dia menambahkan, pemerintah provinsi akan memperkuat program pengendalian inflasi daerah, terutama dengan memperluas jangkauan distribusi pangan murah melalui inisiatif seperti Mobil Topling dan BUMD pangan.
“Program ini tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga membantu masyarakat di pedesaan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Abdul Wahid juga mengimbau seluruh pihak, termasuk pelaku usaha dan petani lokal, untuk terus bersinergi menjaga ketersediaan stok pangan. Dengan begitu, kestabilan harga dan daya beli masyarakat dapat terus terjaga demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Riau.***









