BERTUAHPOS.COM — Harga kebutuhan pokok masyarakat dijaga Pemerintah Provinsi Riau melalui operasi pasar murah yang digelar rutin setiap hari kerja dan tersebar di berbagai kabupaten serta kota. Pada pekan pertama Mei 2026, kegiatan ini menyasar empat lokasi di Kota Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Kampar.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Pemprov Riau dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
“Pemprov Riau selalu mengupayakan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Digelar setiap hari, mulai dari Senin hingga Jumat, dan pada setiap pekannya ada di kabupaten,” kata Tetty Nurdianti, Senin, 4 Mei 2026.
Tetty menjelaskan operasi pasar murah pada Senin pagi ini digelar mulai pukul 08.30 WIB di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat. Selanjutnya pada Selasa, 5 Mei, kegiatan berpindah ke halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, dan pada Rabu, 6 Mei, di halaman Kedai Kopi Bossku, Jalan Tanjung Datuk Nomor 141 C, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh.
Adapun jadwal berikutnya menyasar Kabupaten Kampar dan kembali ke Pekanbaru di penghujung pekan. ” Warga yang ingin memanfaatkan program ini diminta datang tepat waktu dan mengantre dengan tertib agar pelayanan berjalan lancar,” katanya.
Sejumlah bahan pokok tersedia dengan harga yang jauh lebih terjangkau dari pasaran. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anak Daro dan beras Sokan kemasan 10 kilogram dibanderol Rp165.000, sementara kemasan 5 kilogram dihargai Rp83.000.
Adapun gula dijual Rp18.500 per kilogram, Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, dan tepung Segitiga Biru Rp13.000 per bungkus.
Untuk cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam, harga menyesuaikan kondisi harga petani dan pasar yang bersifat dinamis.
“Kami berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib, dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujarnya.








