• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Agar Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG untuk 2027 Perlu Dipangkas

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
13 Agustus 2026
Agar Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG untuk 2027 Perlu Dipangkas
221
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Presiden Prabowo Subianto akan berpidato soal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat, 14 Agustus 2026. Pidato itu akan menjadi momentum pemerintah memaparkan arah kebijakan fiskal serta postur anggaran tahun depan.

Mengenai pemangkasan anggaran MBG merupakan salah satu poin yang paling ditunggu publik saat ini, menurut ekonom. Langkah pemangkasan itu dinilai membantu pemerintah menjaga target defisit APBN 2027 pada kisaran 1,8%–2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyebut penurunan anggaran MBG pada 2027 dapat menjadi bagian dari strategi konsolidasi fiskal. Menurut dia, alokasi yang lebih rendah akan memberi ruang bagi pengendalian beban bunga dalam jangka menengah.

“Dengan anggaran MBG yang lebih rendah, tekanan terhadap defisit dan kebutuhan pembiayaan utang juga menjadi lebih kecil,” ungkap Yusuf, dikutip dari Investor.id, Kamis, 13 Agustus 2026. “Ini penting untuk menjaga ruang fiskal dan mengendalikan beban bunga dalam jangka menengah.”

Alokasi MBG pada 2026 sebelumnya telah dipangkas dari sekitar Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun. Badan Anggaran (Banggar) DPR memproyeksikan anggaran MBG 2027 berada di kisaran Rp 174 triliun.

Menurut Yusuf, penurunan tersebut terutama berkaitan dengan evaluasi jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih realistis sekitar 21.000 titik, dibandingkan rencana sebelumnya sebanyak 27.000 titik. Pemerintah juga melakukan penajaman terhadap sasaran penerima manfaat.

Pemerintah juga perlu menata kembali sumber pendanaan MBG karena Mahkamah Konstitusi mewajibkan pemisahan anggaran program tersebut dari anggaran pendidikan paling lambat dalam APBN 2028.

“Jika pemisahan dilakukan lebih ketat, ruang anggaran untuk program MBG tersebut dapat semakin terbatas sehingga pemerintah perlu memilih antara mengurangi cakupan program atau mencari sumber pendanaan lain,” jelas Yusuf.

Yusuf mengingatkan bahwa apabila anggaran MBG tetap berada di atas Rp 200 triliun, tekanan terhadap defisit APBN akan semakin besar, terutama jika penerimaan negara tidak tumbuh sesuai harapan. Menurut dia, target defisit APBN 2027 sebesar 1,8%–2,4% terhadap PDB terlihat prudent di atas kertas, tetapi kredibilitasnya sangat bergantung pada kondisi fiskal tahun ini.

“MBG memang punya multiplier effect melalui konsumsi dan penyerapan tenaga kerja. Tetapi manfaat ekonominya harus sebanding dengan biaya fiskal yang dikeluarkan,” ujarnya.

Pemerintah memproyeksikan defisit APBN 2026 melebar menjadi 2,85% dari target awal 2,68%, terutama dipengaruhi kenaikan beban subsidi dan kompensasi sebesar 44,4% menjadi Rp 233 triliun pada semester I-2026.

Untuk menurunkan defisit ke bawah 2,4% pada 2027, Yusuf menilai pemerintah perlu mendorong penerimaan negara tumbuh agresif atau melakukan efisiensi belanja secara signifikan; dari sisi penerimaan, pertumbuhan pajak 24,6% menjadi sinyal positif, tetapi sulit dipertahankan sehingga risiko shortfall tetap perlu diantisipasi.

“Dengan kondisi itu, ruang fiskal riil untuk membiayai program baru lebih sempit dibandingkan yang terlihat dari postur anggaran.”

“Pemerintah perlu memastikan setiap program prioritas memiliki manfaat ekonomi yang sebanding dengan biaya fiskal agar konsolidasi fiskal tetap berjalan tanpa mengorbankan belanja produktif,” katanya.

Tags: APBNekonomiMBGpemerintah
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

272 Unit Rumah Swadaya Rampung, Kepulauan Meranti Jadi Penerima BSPS Terbanyak di Riau
Ekonomi

272 Unit Rumah Swadaya Rampung, Kepulauan Meranti Jadi Penerima BSPS Terbanyak di Riau

...

Read moreDetails
Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program

Mahfud MD Sebut Purbaya Tumbang Akibat Komunikasi yang Buruk?

Mahfud MD Sebut Purbaya Tumbang Akibat Komunikasi yang Buruk?

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Next Post
Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.