BERTUAHPOS.COM — Produsen keripik kulit ikan patin Melayu Crackers (Malakers) mulai membuka peluang ekspor setelah lolos business matching bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Founder Melayu Crackers Indonesia Yulia Delsi menyebut, Serbia, Maladewa, dan Hong Kong sebagai pasar awal yang akan dijajaki. Meski pengiriman barang ke tiga negara itu belum dilakukan, tetapi perusahaan sudah mulai mempelajari preferensi calon pembeli.
Dia memastikan seluruh perizinan produk telah lengkap untuk menopang rencana ekspansi tersebut. Menurut dia, kesiapan dokumen menjadi fondasi penting sebelum produk keripik kulit ikan patin diterima pasar internasional.
“Ini Alhamdulillah kita lulus juga business matching kemarin kita dengan BSN. Itu mau masuk ke pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong,” ujar wanita yang akrab disapa Una Ici itu, kepada Bertuahpos belum lama ini.
Meski begitu, Yulia menyebut tahap ekspor masih sangat awal karena pengiriman barang belum dilakukan. Permintaan volume dari ketiga calon pembeli juga belum diterima secara resmi.
Selain administrasi, perusahaan mulai menyesuaikan strategi kemasan dengan kebiasaan konsumsi di masing-masing negara. Pasar Asia dan Eropa dinilai memiliki preferensi berbeda untuk ukuran produk keripik kulit ikan patin. “Mereka butuh berapa? Itu belum ada permintaan mereka berapa, butuh berapa,” ujarnya.
Perusahaan juga tengah mempelajari format kemasan kecil dan besar yang banyak diminta calon pembeli. Adaptasi tersebut menjadi bagian dari tahap awal sebelum pengiriman ekspor direalisasikan.
“Biasanya kalau orang luar negeri seperti Hong Kong sukanya kemasan kecil-kecil, 50 gram habis untuk satu orang. Tapi ada juga beberapa negara yang minta agak besar karena bisa di-sharing, jadi kami sedang di tahapan belajar untuk menyesuaikan dengan permintaan mereka,” kata Una Ici.









