Wako Bantah, Lahan PLTU Tenayan Bermasalah

Kamis, 25 September 2014 10:08

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU -  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya hingga kini tak kunjung beroperasi. Alasannya, dikarenakan masih terganjal persoalan pembebasan lahan antara masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Namun Walikota Pekanbaru, Firdaus MT yang dijumpai bertuahpos.com, Rabu (24/09/2014) membantah hal tersebut. “Tidak ada persoalan tanah yang di dalam kawasan Tenayan itu. Pemerintah kota telah membeli tanah tersebut kepada warga sejak belasan tahun lalu dengan administrasi yang lengkap,” sebutnya usai pembukaan sosialisasi di Hotel Aryaduta.

Namun dirinya membenarkan ada kelompok masyarakat yang mengaku tanah tersebut milik mereka. “Kelompok masyarakat itu mengklaim dan malahan menawarkan kepada saya kembali. Dan sudah saya sampaikan di sana ada tanah pemerintah,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan Pemko Pekanbaru memiliki luas lahan 306 hektar yang berada di daerah pusat Kawasan Industri Tenayan (KIT). “40 hektar kita kerjasamakan dengan PLN, dan administrasinya PLN menganti rugi ke Pemko,” sebutnya.

Baca: PT SIR Akhirnya Mengalah, Lahan 9,5 Kilometer Diserahkan ke Pemprov

Semestinya tidak ada lagi persoalan pembebasan lahan, sebab lahan kerja sama antara Pemko dan PLN sudah diselesaikan. (riki)