• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sriwijaya Air mengejar pendapatan dollar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA -  Di tengah kabar industri penerbangan yang tengah muram tahun ini, Sriwijaya Air mengaku mulai mencatatkan pendapatan dalam dollar Amerika Serikat (AS). Sumber pendapatan dollar itu berasa dari pengoperasian rute internasional.

Rute internasional yang dimaksud dari dan ke China, meliputi DenpasarâHangzhou, DenpasarâNingbo dan DenpasarâNangking. “Dengan mengoperasikan dua hingga tiga pesawat ke China, kami sudah bisa mengantongi 15% pendapatan dalam bentuk dollar,” ungkap Toto Nursatyo, Direktur Operasional Sriwijaya Air, Selasa (8/7).

Sebagai industri yang dekat dengan kebutuhan dollar AS, misalnya untuk membeli avtur, pendapatan dalam bentuk dollar tentu menguntungkan Sriwijaya. Tak heran, jika maskapai penerbangan ini ngebet bisa mengerek porsi pendapatan denominasi dollar AS sebesar 30% tahun ini.

Demi mendukung target, Sriwijaya Air akan  menambah dua unit armada pesawat baru dan menambah rute di tiga negara.

Pertama, menambah empat rute dari dan ke China. Tepatnya hari ini, Sriwijaya Air membuka rute DenpasarâChongqing dan DenpasarâChangsha. Lantas, pada Agustus nanti,  akan dibuka rute DenpasarâShihmen dan DenpasarâZhengchou.

Sriwijaya Air mengaku mendapatkan respon menggembirakan dari mengoperasikan rute Negeri Panda sebelumnya. Maskapai penerbangan ini mengklaim load factor DenpasarâChina lebih dari 95%. “Di sana kan ada program pemerintah yang memberi tunjangan penduduknya setiap tahun harus ke luar negeri. Nah ini opportunity bagi kami,” beber Toto.

Pilihan Denpasar juga bukan tanpa pertimbangan. Dalam analisis Sriwijaya Air, Denpasar berada di tengah Indonesia, berpotensi menjadi penghubung kota lain.
Para wisatawan China ini rupanya juga bertandang ke Yogyakarta. Dus, perusahaan ini juga tengah mempertimbangkan membuka rute YogyakartaâChina pada tahun depan.

Pendapatan naik 15%

Langkah kedua, membuka tiga rute ke Malaysia yakni MedanâIpoh, MedanâTrengganu dan MedanâPenang.

Ketiga, membuka rute di Bangladesh dengan rute MedanâDhaka.

Rute Siriwijaya menuju Malaysia dan Bangladesh tersebut menyasar para pekerja yang berasal dari kedua negara tersebut. “Kami memperkirakan akan ada sekitar 10%-15% penduduk Bangladesh yang berwisata ke Medan,” ujar Toto.

Meski sedang gencar mengejar pendapatan dollar AS, Sriwijaya Air tak lupa meningkatkan kinerja penerbangan domestik. Pilihan maskapai penerbangan ini adalah membidik kawasan Indonesia Timur. Hanya, ekspansi ini akan menjadi tanggung jawab sang anak perusahaan, Nam Air. Maskapai yang baru beroperasi tahun lalu ini bakal menambah tiga armada baru.

Rute baru tersebut berada di Bali dan Nusa Tenggara seperti Labuan Bajo, Ende dan Bima. “Kami menargetkan dari tujuh rute saat ini bisa bertambah menjadi dua kali lipat akhir tahun nanti,” ujar Hasudungan Pandiangan, Direktur Komersial Nam Air.

Sebagai gambaran, kinerja Sriwijaya Air sepanjang semester I 2014 ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan 15% dari periode yang sama tahun lalu. Kata Toto, ini adalah imbas restrukturisasi mengempiskan pos beban pengeluaran di neraca Sriwijaya.

Namun, kemampuan mencetak cuan tak diimbangi capaian pengangkutan. Di 2013 kemarin Sriwijaya mengangkut 8,9 juta penumpang tetapi hingga tengah tahun ini cuma berhasil mengangkut 3,9 juta penumpang.(Kontan)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Netralitas KPU Diuji Lewat Real Count

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.