BERTUAHPOS — PT Sarana Pembangunan Riau atau SPR Trada menargetkan pembagian dividen hingga Rp2,5 miliar pada tahun ini. Target tersebut sejalan dengan proyeksi kinerja yang terus membaik.
Direktur Utama PT SPR Trada Bemi Hendrias optimis laba bersih sekitar Rp4 miliar hingga Rp5 miliar bisa tercapai, dan setengah dari itu akan menjadi dividen sebagai pendapatan asli daerah.
“Setelah melihat perkembangan bisnis kita saat ini, kami optimis laba itu akan tercapai. Setidaknya, Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar akan menjadi dividen,” katanya kepada Bertuahpos, Sabtu, 19 Juli 2025.
Adapun indikator pertumbuhan bisnis BUMD Riau itu terlihat dari kinerja perusahaan yang terus membaik. Selain itu, ada beberapa penunjang lainnya yang juga menunjukkan progres positif.
Salah satunya terkait izin kelayakan lingkungan hidup untuk pengembangan usaha pemanfaatan hutan seluas 3.195 hektare.
Saat ini, SPR Trada tengah izin usaha perkebunan yang tengah berproses pusat. Jika izin tersebut keluar, maka peluang pengembangan unit usaha oleh perusahaan plat merah itu semakin terbuka lebar.
“Insya Allah di awal Agustus sudah keluar. Kami terus berkomunikasi secara maraton dengan pihak kementerian terkait,” ujar Bemi.
Selain itu, SPR Trada juga tengah merancang beberapa usaha yang diyakini akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Di antaranya sektor yang mendukung ketahanan pangan.
Bemi menegaskan, sektor itu sengaja dilirik sebagai salah satu upaya untuk mendukung program swasembada pangan pemerintah.
“Untuk di sektor kehutanan, selama ini siklusnya 5 tahunan, dan kami juga sedang membangun usaha yang akan menghasilkan setiap bulan di tahun depan,” ujarnya.***









