PT.Bursa Efek Indonesia (BEI) RIAU TAJA SEKOLAH PASAR MODAL

Kamis, 27 Juni 2013 12:41

Laporan: Sarwan Kelana

BERTUAHPOS (PEKANBARU)– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/6/2013), secara resmi membuka Sekolah Pasar Modal (SPM) 2013. Sekolah ini didirikan untuk mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat agar berpartisipasi di Pasar Modal Indonesia.

Kepala cabang PT.Bursa Efek Indonesia (BEI) Pekanbaru Emon Soelaiman mengatakan, dengan adanya sekolah ini diharapkan baik investor dan calon investor di Indonesia bukan hanya sekedar mengetahui, akan tetapi menjadi pintar dan handal dalam berinvestasi di Pasar Modal. “Kami ingin investor ataupun calon investor Pasar modal dapat mengetahui dalam berinvestasi. Kemudian investor juga harus handal dan lebih dapat menilai emiten yang dipilihnya dalam berinvestasi,” katanya, di gedung Bursa Efek Indonesia, Jl.Sudirman Pekanbaru.

Lebih lanjut Emon menjelaskan, ada dua level di Sekolah Pasar Modal Indonesia ini. Level pertama adalah Pengenalan tentang cara berinvestasi di Pasar Modal, dan level kedua investor atau calon investor sudah harus memiliki rekening efek dan mendapatkan nomor SID (Single Investor Identity).

Baca: 2015, Pegadaian Riau Targetkan 2500 Kelompok Arisan Emas

 “Dalam sekolah ini investor dan calon investor akan diperkenalkan apa itu Pasar Modal, Produk investasi di BEI, Investasi di Pasar Modal, dan bagaimana Analisa Fundamental itu,” terangnya lagi kepada Bertuahpos.com.

Sekolah ini, lanjut dia, akan menjadikan investor dan calon investor lebih pintar dalam berinvestasi di Pasar Modal serta dapat mengetahui karakter saham-saham yang dipilih nantinya. “Kami berharap investor dan calon investor tidak membeli kucing dalam karung dalam berinvestasi di Pasar Modal. Jadi di sekolah ini investor juga diberikan pencerahan dalam memilih serta mengenali sahamnya,” harap Emon.

Pada intinya, dikatakan Emon, BEI mendorong penuh bagi investor dan calon investor domestik untuk berinvestasi guna menyemarakkan Pasar Modal Indonesia. “Dalam hal ini kami tidak menargetkan jumlah investor yang akan terjaring. Yang penting kami bisa mengenali kepada masyarakat bagaimana cara berinvestasi di Pasar Modal, dan berharap banyak yang ikut berpartisipasi dalam sekolah ini,” pungkasnya.

Dedi Suhendra, salah seorang siswa yang mengikuti sekolah pasar modal ini sangat senang dengan adanya pembelajaran seperti ini, dia berharap sekolah seperti ini terus di sosialisasikan.

“saya melihat acara seperti ini sangat bagus dan dapat menambah pengetahuan kita. Kalau kita paham dengan hal ini pasti kita akan mencobanya” kata Dedi kepada wartawan.. (*)