BERTUAHPOS.COMÂ (BPC), PEKANBARU – Meredam perselisihan antara taksi online dan konvensional, Pemprov Riau mendorong supaya kedua pelaku bisnis ini untuk bekerjasama.Â
“Intinya, aturan itu jangan sampai ada yang merugikan sebelah pihak,” kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Selasa (7/11/2017). “Kan sudah ada Permen dan sudah disosialisasikan oleh Menteri Perhubungan kemarin,” sambungnya.Â
Dia mencontohkan seperti penerapan aturan di ibu kota Jakarta. Bahwa pihak operator takni online bisa jalin kerja sama dengan taksi konvensional, seperti Grab dan Uber. Tidak menutup kemungkinan di Riau bisa diberlakukan mekanisme seperti itu.Â
“Ini kembali masalah bisnis. Kalau masih bertahan secara konvensional silahkan. Kalau memang ada dibicarakan ke arah itu, kami juga bisa fasilitasi,” sambungnya. (bpc3)








