Maskapai Penerbangan Nasional yang Bangkrut

Rabu, 12 Februari 2014 18:01
BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – PT Merpati Nusantara Airlines kian terpuruk akibat utang yang terus menggunung dan keuangan kian memburuk. Serentetan rencana penyelamatan terus didegungkan. Berhasil atau tidak, waktu yang akan membuktikan.
 
Tak hanya Merpati, sejumlah maskapai penerbangan nasional juga banyak yang bermasalah, dan akhirnya ditutup, antara lain:

Bouroq Indonesia Airlines
Mulai Operasi: 1970
Pendiri: JA Sumendap
Berhenti Operasi: 2005

Sempati Air 
Mulai Operasi: 2000
Pendiri: Tri Usaha Bhakti Nusamba (Bob Hasan), Humpuss (Hutomo Mandala Putra)
Berhenti Beroperasi: 5 Juni 1998

Star Air
Mulai Operasi: 2000
Pendiri: Ale Sugiarto 
Berhenti Operasi: 2008

Baca: JPO Masih Berdiri, Asisten II: Kita Deadline Seminggu Ini

Linus Airways
Mulai Operasi: Februari 2008
Pendiri: Julius Indra
Berhenti Operasi: 27 April 2009

Adam Air
Mulai Operasi: 19 Desember 2003
Pendiri: Sandra Ang dan Agung Laksono 
Berhenti Operasi: 18 Maret 2008

Awair 
Mulai Operasi: 2000
Pendiri: KH Abdurahman Wahid dan empat pengusaha lain
Berhenti Operasi: 2001

Indonesia Airlines
Mulai Operasi: Maret 2001
Pendiri: Rudy Setyopurnomo dan sejumlah investor
Berhenti Operasi: 2003

Mandala Airlines
Mulai Operasi: 17 April 2001
Pendiri: Kolonel Sofkar, Mayjen Raden Soerjo, Adil Aljol, Mayor (AU) Soegandi Partosoegondo, Kasbi Indradjanoe dan Darwin Ramli
Berhenti Operasi: April 2012 setelah diambil alih Saratoga Group-Tiger Airways

Jatayu Airlines
Mulai Operasi: 15 Mei 2001
Pendiri: Wiryanto Lie
Berhenti Operasi: April 2008

Batavia Air
Mulai Operasi: 5 Januari 2012
Pendiri: Yudiawan Tansari
Berhenti Operasi: 30 Januari 2013 (sindo)