• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kosmetik Ilegal Senilai Rp 783 juta Disita BBPOM Pekanbaru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
29 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru berhasil mengamankan item produk kosmetik dan obat ilegal. Selain disinyalir berbahaya, kosmetik dan obat yang bernilai 783 juta ini juga tidak memiliki izin edar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Pekanbaru, Adrizal melalui staf Pemdik, Ayi Mahfud Siddiq. “Razia yang BBPOM lakukan ini bagian dari program secara nasional pada 27 – 28 Agustus 2014.  Dan hasil yang kami dapatkan menyita 27 item kosmetik ilegal yang berbahaya untuk kesehatan,” sebutnya kepada bertuahpos.com, Jumat (29/8/2014).

Dia menjelaskan, hasil razia yang dilakukan di salah satu gudang di Pekanbaru. “Hanya dari satu agen saja,” paparnya. Dirinya menyebutkan bahan-bahan kosmetik itu rencananya akan diedarkan disejumlah salon dan tempat-tempat klinik kencantikan.

“Dari 27 item itu jumlahnya 10.228 produk terdiri dari jenis kosmetik, perawatan rambut, wajah dan banyak lagi jenisnya. Nilainya mencapai Rp 783.783.200 juta dan semuanya tidak memiliki izin edar,” kata Indra.

Diperkirakan kosmetik tanpa izin edar yang bisa membahayakan itu sudah banyak yang beredar di Riau. “Kosmetik tersebut berasal dari Cina, selain itu dikemasan tidak mencantum bahasa Indonesianya,” kata Ayi.

Selain kosmetik asal luar negeri, lanjutnya, pihaknya juga menyita sejumlah merek jamu tradisional yang tidak tidak memiliki izin edar. “Jamu tradisional tanpa izin edar juga berhasil diamankan,” sambungnya. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

FPTI Taja Kejurda Panjat Tebing Se-Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.