HARGA tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 16–22 Juli 2025.
Adapun kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yakni sebesar Rp3.385,76 per kilogram. Kenaikan ini mencapai Rp 69,51 atau naik 2,10% dibanding periode sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP. M.Si, menjelaskan bahwa penetapan harga minggu ke-24 tahun 2025 ini telah menggunakan tabel rendemen harga baru berdasarkan kajian dari PPKS Medan. Tabel tersebut telah disepakati oleh tim penetapan harga sebagai acuan.
Harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp18,50/Kg dan berlaku untuk satu bulan ke depan. Sementara itu, indeks K yang digunakan dalam perhitungan harga TBS untuk periode ini adalah 92,31%. “Kenaikan harga TBS dipicu oleh naiknya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasaran,” katanya.
Harga penjualan CPO tercatat naik sebesar Rp244,15/Kg dari minggu lalu, sedangkan harga kernel naik sebesar Rp409,90. Bagi perusahaan kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, harga yang digunakan adalah rata-rata tim. Jika terkena validasi dua, maka akan digunakan harga rata-rata KPBN. Adapun harga rata-rata CPO KPBN minggu ini mencapai Rp14.037,50, dan kernel sebesar Rp10.475,00/Kg.
“Penetapan harga TBS ini terus kita perbaiki dari sisi tata kelola agar sesuai regulasi dan memberikan keadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra,” ujar Defris.
Berikut adalah rincian harga TBS sawit untuk kemitraan swadaya Riau pada periode 16–22 Juli 2025:
- Umur 3 tahun: Rp2.592,99/Kg
- Umur 4 tahun: Rp2.897,14/Kg
- Umur 5 tahun: Rp3.114,57/Kg
- Umur 6 tahun: Rp3.236,23/Kg
- Umur 7 tahun: Rp3.308,58/Kg
- Umur 8 tahun: Rp3.349,24/Kg
- Umur 9 tahun: Rp3.358,99/Kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.321,46/Kg
- Umur 21 tahun: Rp3.263,06/Kg
- Umur 22 tahun: Rp3.196,49/Kg
- Umur 23 tahun: Rp3.120,82/Kg
- Umur 24 tahun: Rp3.063,65/Kg
- Umur 25 tahun: Rp3.016,57/Kg
***









