BERTUAHPOS – Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat tipis pada Selasa, didorong kinerja ekspor yang solid.
Pedagang minyak sawit David Ng mengatakan penguatan ini tetap terbatas karena harga minyak kedelai global yang melemah masih menekan sentimen pasar.
“Kami melihat harga CPO mendapat dukungan di atas RM4.400 dengan resisten di level RM4.550,” ujar Ng kepada Bernama.
Pada penutupan perdagangan, kontrak spot Oktober 2025 naik RM6 menjadi RM4.414 per ton. Sementara kontrak November 2025, Desember 2025, dan Januari 2026 masing-masing menguat RM5 ke level RM4.450, RM4.475, dan RM4.487 per ton.
Untuk kontrak Februari 2026 dan Maret 2026, harga masing-masing naik RM4 menjadi RM4.475 dan RM4.441 per ton.
Volume perdagangan meningkat signifikan menjadi 100.222 lot dibandingkan 78.526 lot pada Jumat sebelumnya. Open interest juga bertambah menjadi 263.281 kontrak dari 263.070 kontrak sebelumnya.
Harga fisik CPO untuk Oktober Selatan tercatat naik RM20 menjadi RM4.440 per ton.***









