• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga BBM naik, ini dampak yang dirasakan petani

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 September 2014
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, BANDUNG –  Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berdampak pada terganggunya kegiatan sejumlah sektor, akibat ikut terkereknya harga sejumlah bahan pendukung. Oleh karenanya, pemerintah didesak untuk melakukan analisis per sektor.

“Pengurangan subsidi BBM memang mendesak dilakukan, dampaknya pasti ada kenaikan harga. Pemerintah harus melakukan analisis risiko terhadap sektor yang terkena dampak langsung,” kata Kepala Departemen Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Tomy Perdana, Minggu (7/9/2014).

Ia mengatakan, sektor pertanian membutuhkan upaya mitigasi, dengan memberikan kompensasi kenaikan BBM pada sektor pertanian. Terutama petani perlu mendapat berbagai program peningkatan efisiensi dan produktivitas melalui introduksi teknologi tepat.

Kenaikan ini menurut Tomy tentu saja akan menaikan biaya produksi dari produk pertanian seperti kenaikan harga berbagai agroinput pertanian yakni benih, pupuk dan pestisida. “Kenaikan tersebut terjadi karena perubahan harga BBM akan meningkatkan biaya produksi dan biaya logistik pada industri agroinput,” katanya.

Selain pada industri agroinput, kenaikan hasil produksi pertanian juga dikarenakan dampak sektor lain seperti logistik pada pertanian. Ada peningkatan biaya pengolahan lahan yang menggunakan traktor serta biaya logistik dari kebun sampai ke pasar.

Kenaikan biaya produksi pertanian ini menurut Tomy tidak diimbangi dengan meningkatnya harga yang ada di konsumen yang mengakibatkan keuntungan petani akan mengalami penurunan. “Akibatnya dalam kurun waktu tertentu, keuntungan petani akan mengalami penurunan sehingga kesejahteraan petani akan mengalami penurunan,” kata Tomy.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut menurut dia, para petani harus meningkatkan efisiensi produksi dan produktivitas pertaniannya dengan menyesuaikan penggunaan SOP budidaya sesuai dengan yang diminta pasar. “Penggunaan agroinput yang tepat, seperti pupuk organik yang berada di sekitar pedesaan setempat akan meningkatkan efisien, meningkatkan produktivitas, dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Mengenai kondisi pertanian Indonesia, menurut Tomy kini sedang dihadapkan pada berbagai tantangan seperti produk impor, perdagangan bebas, dan perubahan iklim yang turut pula berdampak pada kinerja pertanian Indonesia. Salah satunya terjadi pada kinerja industri gula, hortikultura, peternakan dan pangan sehingga beberapa program swasembada gagal mencapai target.

Fenomena itu dikarenakan tidak adanya ikatan dari pengembangan subsektor hulu dan hilir, termasuk pada pasar. “Dari mulai benih dan agroinput lainnya, infrastruktur tidak terpelihara dan rusak, biaya logistik pertanian tinggi, kehilangan pascapanen tinggi, dan lainnya,” katanya.

Pertanian merupakan sektor strategis dan sangat prospektif bagi perekonomian Indonesia karena memanfaatkan sumberdaya lokal yang tersedia untuk konsumen dalam dan luar negeri. Potensi itu harus digali pada berbagai elemen agar terjadi kolaborasi yang sejalan agar dunia pertanian Indonesia ini menjadi sukses baik kualitas maupun kuantitas.

“Kunci keberhasilan pertanian Indonesia adalah mengkombinasikan strategi ketahanan pangan dan daya saing agar produk pertanian Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat indonesia,” tandasnya(kabarbisnis)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post

Kegagalan Wisata Terbesar dan Termahal di Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.