• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekonom Respon Jokowi Soal Hoaks UU Cipta Kerja: Drafnya Mana?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Oktober 2020
omnibus law

Ilustrasi: PSHK

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati merespon terkait beberapa pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap hoaks UU Cipta Kerja. Dia meminta agar DPR segera menyampaikan secara resmi isi RUU Cipta Kerja ke masyarakat.

“Pasalnya sebut dia, sejauh ini pemerintah menyatakan banyak informasi yang beredar di masyarakat merupakan hoaks. Mana draf final yang resmi disampaikan oleh DPR?” kata Enny mengutip Kompas.com, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Dia mengatakan, jika apa yang disampaikan presiden terhadap hoaks UU Cipta Kerja, diminta agar draf UU tersebut agar sesegera mungkin disampaikan secara resmi.

Menurutnya, setiap UU yang sudah disahkan maka harus disosialisasikan kepada masyarakat untuk menghindari kesan ditutup-tutupi oleh pihak legislatior sebagai pihak pembuat Undang-Undang, apalagi pemerintah dan DPR mengklaim bahwa UU itu positif untuk buruh dan investor.

“Yang jadi paradoks adalah kalau tujuannya semulia itu, mengapa pembahasannya seolah sembunyi-sembunyi, gerabak-gerubuk?” papar Enny.

Dia menambahkan, Omnibus Law UU Cipta Kerja yang bertujuan untuk mendukung iklim usaha juga bisa berpotensi mengeruk sumber daya. Kementerian/lembaga yang memberikan kemudahan izin namun disandingkan dengan kepentingan oligarki, akan memberikan permasalahan bagi masyarakat.

“(Memberikan) izin secara sederhana kemudian berkolaborasi dengan kepentingan oligarki, sudah selesai rakyat Indonesia. Dengan kemudahan yang seperti (sekarang) ini saja, oligarki mencengkeram habis sumber daya kita,” pungkasnya. (bpc2)

Tags: uu cipta kerja. uu ciptakerUU. omnibuslaw
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Pakar Hukum: Hati-hati Kalau Merespon Sikap Jokowi

...

Read moreDetails
UU omnibuslaw

Jelang Demonstrasi Omnibuslaw di Pekanbaru, Kantor DPRD Riau Dipagari Kawat Berduri

Next Post

Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu Sore Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.