• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Berapa Sebenarnya Potensi Nilai Ekspor Pertanian di Riau? Ini Jawaban Kabarantan Kelas I Pekanbaru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 Maret 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Balai Karantina Kelas I Pekanbaru, Badan Karantina Pertanian di Bawah Kementerian Pertanian mencatat nilai ekspor komoditas pertanian di Riau hingga Maret 2019 mencapai Rp7 Triliun.

Kepala Balai Karantina Pertanian (Kabarantan) Kelas I Pekanbaru, Rina Delfi mengatakan, pihaknya tidak memiliki data mengenai seberapa besar potensi ekpor yang harusnya yang lepas. 

Namun pencatatan nilai ekspor pertanian selama ini hanya dihitung berdasarkan jumlah permohonan sertifikat yang masuk saja.

“Kalau dari Januari hingga tanggal 11 Maret 2019 nilainya mencapai Rp7 triliun itu yang melapor ke Balai Karantina Pertanian,” ungkapnya kepada bertuahpos.com, di Pekanbaru Senin, 11 Maret 2019.

Rina mengakui bahwa masih ada banyak produk-produk pertanian yang masuk dalam pasar ekspor tapi tidak melaporkan ke Balai Karantina. Jika demikian artinya nilai ekspor produk itu harusnya melebihi Rp7 triliun.

Tahun 2018 lalu, menurut pencatatan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, total nilai ekspor mencapai Rp35 triliun, berdasarkan data yang melaporkan aktivitas ekspor tersebut.

“Kami mengakui memang masih banyak kegiatan ekspor ini tidak melapor atau tidak melalui sertifikasi dari kami. Nilainya lebih besar lagi,” ungkapnya saat memberikan laporan ke Gubernur Riau, Syamsuar.

Sejauh ini, disebut Rina, komoditas unggulannya masih berupa turunan dari sektor-sektor perkebunan sawit, seperti bungkir, cangkang dan hasil olahan sawit itu sendiri. Bahkan turunan kelapa juga banyak diekspor ke luar negeri, seperti sabut, cangkang, arang, dan turunan lainnya. 

Baca: Ini Kata Syamsuar Soal Gempuran Isu Sawit, Mulai dari Perang ‘Tetangga’ Hingga B100

Pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru sendiri juga mengakui bahwa pihaknya belum punya data mengenai potensi keseluruhan nilai ekspor produk pertanian dari Riau. 

Apalagi masih banyak pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekspor tidak melalui pelabuhan atau fasilitas bandara di Pekanbaru. Namun secara potensial sangat besar untuk menyangka Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi.

“Memang masih banyak potensi lain dari komoditas perkebunan di kita yang belum keluar (ekspor) seperti nanas, pepaya, dan lainnya. Kalau soal data potensi keseluruhan kita tidak punya,” ujar Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil di Pekanbaru. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Catatan Sejarah 11 Maret: Kontroversi Supersemar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.