• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, November 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Akibat Banyak Impor Pakaian Jadi, IKM Tekstil Mengeluh

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 April 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Industri Kecil Menengah [IKM] di Tanah Air mengeluh akibat mereka harus bersaing dengan banyaknya produk impor pakaian jadi yang banjiri pasar Indonesia.

Saat pandemi Covid-19, mereka mengalami penurunan penjualan, sedang pasar terus saja yang dibanjiri oleh produk impor. Produk impor ini tidak hanya dijual di pasar swalayan, tetapi juga merembes ke marketplace.

Analis Kebijakan Industri dan Perdagangan Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Farhan Aqil Syauqi mengatakan, praktik ini sangat masif dilakukan, khususnya untuk produk pakaian jadi. Masuknya produk impor tersebut melalui Pusat Logistik Berikat (PLB) e-commerce.

“Mereka masuk melalui PLB e-commerce. PLB ini tidak hanya tekstil saja, macam-macam produknya. Lebih ke produk konsumsi kebutuhan rumah tangga,” ungkap Aqil dalam keterangan tertulis, dikitip dari Kontan.co.id.

Aqil mengatakan, seharusnya IKM dapat memproduksi banyak pakaian jadi karena jumlah produsennya banyak. Pernyataan ini dikuatkan dengan data Indotextiles yang menyebutkan bahwa untuk produk garmen IKM produksinya sekitar 641 ribu ton di tahun 2020.

“Di Jawa Barat itu banyak sekali produksinya. Contohnya sentra rajut binong di Bandung. Mereka produksinya terus menerus dan pekerjanya juga banyak. Miris ketika produknya tidak dapat bersaing dengan impor. Harganya jauh sekali tetapi kualitas lebih baik dibandingkan produk impor,” lanjut Aqil.

Dia juga mendapatkan laporan, IKM di Surakarta yang menggunakan limbah garmen sebagai bahan bakunya tidak dapat memenuhi permintaannya karena produksinya sudah minim. Di Surakarta, IKM ini tidak dapat bahan baku sesuai permintaannya. Padahal bahan bakunya limbah. Kalau limbahnya minim, artinya produksi IKM hilir nya kan minim.

Ia mengatakan, jika pemerintah tidak dapat memproteksi pasar dalam negeri, IKM ini akan mati perlahan-lahan. Padahal potensi IKM tekstil ini dapat menumbuhkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi.

Menurut Aqil, kalau IKM dapat tumbuh, maka perekonomian juga akan bergerak positif. Penyerapan bahan baku juga akan baik ke industri hilir tekstil, jika IKM ini bisa naik kelas. Kalau impor pakaian jadi ini terus menerus diberlakukan, IKM bisa mati dan pengangguran dengan skala besar bisa terjadi karena IKM ini banyak.

Direktur Eksekutif Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI), Riza Muhidin memberikan solusi bahwa safeguard pakaian jadi perlu diberlakukan. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Kementerian Perdagangan.

“Yang perlu dilakukan pemerintah ini adalah pemberlakuan safeguard pakaian jadi sesuai dengan rekomendasi KPPI. Rekomendasi ini sudah benar, tinggal diberlakukan saja,” tegas Riza.

Riza mengatakan, safeguard ini dapat menumbuhkan optimisme di IKM tekstil. Ini juga akan membuat rantai produksi IKM dan UMKM dalam negeri akan semakin kuat.

“Bahan baku IKM ini tersedia semua di dalam negeri. Tinggal support dari pemerintah saja untuk memproteksi pasar lokal,” ujarnya. (bpc2)

Tags: importpakaian jadi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Kasus Pemerkosaan Hantui Sekolah Elite di Inggris

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.