• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Wakapolda Riau: Masih Ada Masyarakat Positif Covid-19 Meninggal Dunia Tanpa Sempat Dirawat

Romi J. by Romi J.
4 Juni 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Wakapolda Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun mengatakan mengatakan masih ada masyarakat positif Covid-19 yang meninggal dunia namun tak sempat mendapat perawatan.

Dikatakan Tabana, ada banyak faktor mengapa sampai ada masyarakat yang positif Covid-19 dan meninggal dunia tanpa sempat dirawat, salah satunya adalah keengganan masyarakat untuk dirawat di Rumah Sakit (RS). Namun, bisa juga karena jauhnya tempat fasilitas perawatan.

“Ada masyarakat kita yang meninggal dunia (akibat Covid-19), tidak sempat mendapatkan perawatan. Tentunya banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, bisa saja dari pasien sendiri yang enggan dirawat di RS, mungkin karena jauhnya tempat perawatan, dan sebagainya,” kata Tabana saat berbicara di hadapan Dirut RSUD dan Kadiskes kabupaten/kota se-Riau, Kamis 2 Juni 2021 kemarin.

Untuk itu, lanjut Tabana, cara terbaik adalah dengan memperpanjang fasilitas perawatan sampai ke titik-titik yang memudahkan masyarakat mendapatkan perawatan. Tidak hanya terbatas di tingkat ibukota, namun hingga tingkat puskesmas masyarakat bisa mendapatkan perawatan khusus Covid-19.

“Kalau ada cara yang terbaik, maka fasilitas perawatan itu bisa diperpanjang sampai titik-titik dimana memudahkan masyarakat untuk dirawat,” kata Tabana.

“Tidak hanya sampai ke tingkat kabupaten masyarakat baru bisa mendapatkan perawatan untuk rawat inap, tapi mungkin juga sampai ke puskesmas memiliki ruang rawat. Ini bisa dikembangkan,” pungkas dia. (bpc4)

Tags: Covid-19meninggal duniariau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post

TNI-Polri dan KKB Baku Tembak di Bandara Ilaga

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.