• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Perkuat Upaya Penurunan Stunting, RAPP Salurkan Alat Antropometri untuk 20 Posyandu di Kuantan Singingi

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
27 Februari 2026
Penyerahan bantuan alat pengukur antropometri kepada posyandu mitrabina Program Community Development PT RAPP di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

Penyerahan bantuan alat pengukur antropometri kepada posyandu mitrabina Program Community Development PT RAPP di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

140
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, KUANTAN SINGINGI – Komitmen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam mendukung program pemerintah di wilayah operasional kembali diwujudkan melalui aksi nyata di sektor kesehatan. Perusahaan menyalurkan bantuan alat ukur antropometri kepada sejumlah Posyandu binaan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai bagian dari upaya bersama menekan angka stunting, yang saat ini masih tergolong tinggi di Provinsi Riau.

Sebagaimana diketahui, Kuansing termasuk tiga besar daerah dengan angka stunting tertinggi di Riau. Stunting sendiri merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan anak berada di bawah standar usianya. Kondisi ini umumnya terjadi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

Sebagai bentuk dukungan konkret, RAPP menyalurkan alat antropometri kepada 20 Posyandu binaan yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni empat Posyandu di Pangean, tiga di Benai, tiga di Kopah Kuantan Tengah, serta masing-masing satu Posyandu di Sukaraja (Logas Tanah Darat) dan Sentajo Raya.

Antropometri sendiri merupakan metode pengukuran dimensi fisik tubuh manusia, seperti berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta komposisi jaringan tubuh. Pengukuran ini penting untuk menilai status gizi, memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, serta mendeteksi potensi malnutrisi maupun obesitas secara dini.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Puskesmas Kecamatan Pangean, Pasarbaru Pangean, Kamis (26/2/2026). Alat tersebut diserahkan langsung oleh Community Development (CD) Head RAPP Feedinand Leohansen Simatupang kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing untuk selanjutnya diberikan kepada Posyandu mitra binaan.

Dalam sambutannya, Feedinand Leohansen Simatupang menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya sebatas penyerahan alat, melainkan bagian dari pendekatan bersama dalam penanganan stunting dan peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak. Ia juga mengapresiasi para kader Posyandu yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Terima kasih kepada ibu-ibu yang telah menjadi pejuang bagi kesehatan ibu dan anak. Posyandu sekarang diupayakan memiliki kader yang lebih muda, karena yang dilayani juga generasi muda. Dengan pola pikir yang sejalan, mudah-mudahan layanannya menjadi lebih tepat dan mengena,” ucapnya.

Hingga saat ini, RAPP telah membina sebanyak 66 Posyandu di Kuansing secara berkelanjutan dengan standar pelayanan tertentu. Namun, untuk bantuan alat antropometri kali ini, terdapat kriteria yang harus dipenuhi, termasuk kelengkapan data di Posyandu.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Diskes Kuansing Asni menyampaikan apresiasi atas kontribusi RAPP dalam membantu upaya penurunan stunting di daerah tersebut. Ia juga mengajak seluruh kader Posyandu untuk proaktif dan serius dalam penanganan stunting, terutama dari sisi pencegahan sejak remaja putri hingga ibu hamil.

“Terima kasih RAPP atas dukungannya dalam upaya menurunkan stunting. Kemarin Kuansing termasuk tiga terbesar. Tahun depan, hendaknya bisa turun. Apalagi kita mendapat dukungan dari RAPP. Kalau sudah ada anak stunting, cukup sulit untuk menghilangkannya. Karena itu, harus dilakukan pencegahan sejak dini, mulai dari remaja putri hingga ibu hamil,” katanya.

Lebih lanjut, Asni mengakui angka stunting di Kabupaten Kuantan Singingi masih tergolong tinggi di Provinsi Riau dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi ini, menurutnya, tidak boleh dianggap biasa karena berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak serta masa depan generasi penerus. Menurutnya, penanganan stunting memerlukan kerja bersama dan komitmen yang konsisten dari seluruh pihak.

“Kuansing masuk dalam kategori tinggi di Provinsi Riau. Kita harus memperhatikan sasaran yang ada. Sangat penting dilakukannya pendataan yang akurat dan pemantauan rutin terhadap kondisi gizi anak di setiap desa. Dengan mengetahui secara jelas keluarga yang berisiko, intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” tutupnya.***

Tags: APRAPRILAPRIL2030APRILGROUPRAPP
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kegiatan imunisasi dan pengukuran tumbuh kembang anak pada rangkaian kegiatan pra event Founders Day 2026.
Berita

RAPP Gelar Rangkaian Kegiatan Berbagi bagi Masyarakat di Founders Day 2026

...

Read moreDetails
Medy, Ketua Kelompok Tani Tanjung Pulai menggemburkan lahan sawah menggunakan hand tractor bantuan CD RAPP.

Asa Kelompok Tani Tanjung Pulai Sejahtera Mandiri Lewat Budidaya Padi di Pelalawan

Pengukuran lingkar kepala oleh kader posyandu didampingi tim CD RAPP untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

KDD Riau Kompleks Kumpulkan 1.083 Kantong Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) bagi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Pelalawan.

Pelatihan APN Untuk Nakes Pelalawan, Upaya Bersama Tekan Resiko Kematian Ibu dan Bayi

Next Post
Kecam Aksi Pembacokan Mahasiswi, Rektor UIN Suska Riau Angkat Suara

Respons Security dalam Insiden Pembacokan Mahasiswi di Kampus UIN Suska Riau Disesalkan Warganet

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.