• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PDIP Minta Jokowi Evaluasi Kinerja Airlangga, Agus dan Lutfi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 April 2022
operasi pasar murah, evaluasi kinerja menteri

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau operasi pasar murah di Pekanbaru, Kamis, 24 Februari 2022 (FOTO: Melba/Bertuahpos)

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus meminta agar Presiden Joko Widodo [Jokowi] mengevaluasi kinerja beberapa menteri yang mengurus soal perekonomian negara.

Menurutnya, para menteri yang patut dievaluasi kinerjanya yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Kedua figur itu tak pernah muncul untuk memberikan keterangan ke publik, setelah Jokowi menetapkan larangan izin ekspor CPO dan minyak goreng.

Menurut Deddy, langkah evaluasi juga perlu dilakukan oleh Jokowi terhadap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang juga tak muncul memberikan keterangan soal simpang siur pelarangan ekspor produk minyak sawit mentah [CPO]. 

“Ini Pak Menko [Airlangga], Kemenperin [Agus], dan Kemendag [Lutfi] pada ke mana? Mereka kan pelaksana teknis yang harus bertanggung jawab,” katanya, Selasa, 26 April 2022.

Dia mengatakan Airlangga dan menteri terkait seharusnya hadir untuk mengemukakan secara langsung terkait informasi tentang kebijakan lanjutan yang diambil pemerintah setelah pernyataan Presiden Jokowi soal pelarangan ekspor CPO dan turunannya. 

Menurutnya, Airlangga atau menteri yang ditugaskan harus mulai melakukan komunikasi publik tentang masa depan industri sawit sehingga tidak muncul kekacauan di lapangan. 

Dia berpendapat petani kecil ingin tahu sampai kapan mereka ‘dikorbankan’ dalam kebijakan tersebut. Demikian juga pelaku industri sawit dari skala kecil dan besar ingin mengetahui sampai kapan pelarangan ekspor produk CPO dan turunannya itu. 

Deddy menambahkan, dari laporan yang diterima, ketidakjelasan kebijakan ini sangat merugikan petani. Pasalnya, buah sawit produksi petani mulai ditolak oleh pabrik kelapa sawit (PKS) karena terbatasnya kapasitas penampungan. 

Sementara itu, petani menderita kerugian karena harga tandan buah segar [TBS] yang merosot tajam, sehingga tidak mampu menutup biaya produksi mereka. Sedangkan pengusaha besar yang usahanya terintegrasi dari kebun, PKS, pabrik minyak goreng, hingga distribusi tidak mengalami kerugian yang berarti. 

Apabila harga terus jatuh maka kemampuan mereka membeli pupuk juga hilang. Jika itu terjadi maka bisa dipastikan produktivitas sawit petani akan turun drastis tahun depan, sebab sawit sangat sensitif terhadap pemupukan.

Deddy kemudian menyarankan agar pemerintah segera bikin kebijakan tata niaga yang baru. Mulai dari penetapan harga TBS, harga CPO, hingga harga minyak goreng curah dan kemasan. 

Selain itu, dia mengusulkan agar pemerintah kembali menetapkan kewajiban pasok pasar dalam negeri (domestik market obligation/DMO) minyak goreng curah dan kemasan dengan mengatur rujukan harga keekonomian (DPO) atau harga eceran tetap (HET). 

“Persoalan menentukan harga itu adalah persoalan hulu yang harus dibereskan terlebih dahulu. Komponen pembentuk harga TBS, CPO, dan minyak goreng harus dirumuskan secara tepat dan benar,” terangnya.***

[bpc2]

Tags: airlangga hartartoekspor cpoevaluasi kinerja menteriJokowi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Apindo Ingatkan Risiko 'Rating' Investasi Jika Defisit Anggaran Dibiarkan Melebar
Ekonomi

Pemerintah Gelontorkan BSU Rp12 Triliun untuk Stimulus Ekonomi Akhir Tahun 

...

Read moreDetails
Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Ilustrasi: Canva / Melba

OCCRP Rilis Tokoh Dunia Paling Korup, Termasuk Joko Widodo

rekomendasi calon kepala daerah

Usai Mundurnya Airlangga, Golkar tak Cabut Rekomendasi Calon Kepala Daerah, Pengamat: yang Belum Dapat SK Siap-siap!

Jokowi

PDIP Sentil Jokowi, Makanya Jangan Terlalu Pede

Di Riau, Presiden Joko Widodo Resmikan Sejumlah Infrastruktur 

Next Post
Prime Park Hotel & Convention Pekanbaru merayakan anniversary ke-3 dengan menggelar buka bersama dan berbagi kepada anak yatim.

Prime Park Hotel & Convention Pekanbaru Menggelar Anniversary Ke-3 dengan Berbagi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.