• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Marthen Douw: Masyarakat Papua Itu Baik, Tak Seperti yang Dicitrakan Orang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Juni 2021
Marthen Douw

Anggota Pansus Otonomi Khusus (Otsus) Papua Marthen Douw.

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Anggota Pansus Otonomi Khusus (Otsus) Papua Marthen Douw, mengatakan bahwa pada dasarnya masyarakat Papua itu tidak seperti yang dicitrakan oleh banyak orang.

“Kami Papua itu hitam tapi hatinya baik,” katanya Rapat Pansus Otsus Papua bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 24 Juni 2021.

Dia mengatakan selama ini masyarakat Papua selalu dicap jahat atau buruk. Padahal kebaikan masyarakat Papua sudah pernah dirasakan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian —- yang dulunya pernah menjabat sebagai Kapolda di Papua.

“Kami Papua tidak seperti pandangan yang kita lihat, mungkin buruk atau jahat, atau apa gitu. Tapi Pak Tito sendiri yang mungkin bisa lihat dan saksikan, yang berhadapan langsung dengan masyarakat Papua. Saya hitam tapi hati saya putih, mulia. Saya bangga dengan (identitas) saya, Papua,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Marthen menyebut bahwa masyarakat Papua sangat berterima kasih kepada atas perhatian yang diberikan pemerintah lewat Otsus dalam 20 tahun terakhir. 

Meski demikian, masih banyak aspirasi warga Papua belum terakomodasi secara baik. Dia menduga, hal tersebut karena kurangnya evaluasi pelaksanaan Otsus Papua selama 20 tahun.

Selain perlunya dilakukan evaluasi, Marthen juga berharap agar pemerintah membuka pintu dialog dengan Papua, khususnya kelompok yang selama ini hendak keluar dari NKRI. (bpc2)

Tags: Anggota PansusMarthen DouwOtonomi KhususOtsus Papua
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Wabup Kuansing Sebut Sudah Waktunya Daerah Adopsi Kaidah Bahasa Indonesia yang Baik dalam Peraturan Daerah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.