• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Malaysia Incar Reog Ponorogo, Pemerintah Jawa Timur “Kelabakan”

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 April 2022
Malaysia Incar Reog Ponorogo, Pemerintah Jawa Timur “Kelabakan”

Malaysia Incar Reog Ponorogo, Pemerintah Jawa Timur “Kelabakan”

107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah memperjuangkan agar Reog Ponorogo diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda milik Kabupaten Ponorogo.

Pasalnya, Malaysia kini tengah mengincar Reog Ponorogo sebagai salah satu warisan budaya tak benda milik negara mereka yang juga didaftarkan ke UNESCO. Keduanya, kini sama-sama tengah berjuang untuk itu.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan saat ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim tengah melakukan koordinasi dengan Kabupaten Ponorogo secara intensif untuk menerjemahkan beberapa persyaratan pengajuan kepada United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco).

Meski akan dihadapkan pada waktu yang panjang, namun Khofifah mengklaim bahwa Reog Ponorogo memang lahir dari Jawa Timur. “Ini waktunya memang sangat pendek dalam maksimalisasi untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang terkait dari keabsahan bahwa Reog Ponorogo itu memang terlahir dari Ponorogo Jawa Timur Indonesia,”  ujarnya, dikutip Sabtu, 9 April 2022.

Hal ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia agar lebih perhatian dengan budaya yang dimiliki.  Untuk itu, pemerintah sangat perlu mendokumentasikan dan melakukan penelusuran sejarah untuk setiap warisan budaya yang dimiliki. Hal itu dilakukan sebagai bukti administratif dan autentik. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Sinarto mengatakan persoalan pendokumentasian sejarah memang masih menjadi kelemahan. “Soal sejarah, memang kita punya kelemahan, kadang-kadang telat menulis daripada perjalanan kebudayaan. Nah inilah yang harus diperhatikan dan menjadi lebih serius,” ujarnya. (bpc2)

Tags: reog ponerogoreog ponorogo asliwarisan budaya indonesia
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
harga gula pasir naik

Aduh, Setelah Minyak Goreng dan Daging, Kini Harga Gula Pasir Merangkak Naik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.