• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hanya 1 Gelanggang Pacuan Bertaraf Nasional di Sumbar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
31 Januari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), BUKITTINGGI – Penasehat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat Fauzan Haviz, mendorong agar Pemerintah daerah tingkat dua di Sumatera Barat dapat menyediakan gelanggang pacuan kuda bertaraf nasional. 


Untuk saat ini dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat hanya ada 7 daerah yang memiliki gelanggang pacuan kuda. Seperti, Gelanggang Pacuan Kubu Gadang (Kota Payakumbuh), Bukik Ambacang (Kota Bukittinggi), Kandih (Kota Sawahlunto), Bukik Gombak (Tanahdatar), Pariaman, dan Solok. Sedangkan satu gelanggang pacuan di Kota Padang sudah tidak aktif lagi. 


“Kita mendorong agar pemerintah daerah tingkat dua di Sumbar memiliki gelanggang pacuan kuda. Sampai kini di Sumbar hanya ada 7 gelanggang pacuan 1 diantaranya tidak aktif lagi, di Padang.

Kemudian dari 7 gelanggang pacuan yang ada hanya gelanggang pacuan Kandi di Kota Sawahlunto yang sudah bertaraf nasional,” jelas mantan Ketua Pordasi Sumatera Barat priode 
Pemilik kuda Noor dengan Joki Herman ini juga meminta agar Pemerintah daerah dan Propinsi serta pusat agar memberikan anggaran yang tetap untuk setiap daerah untuk pelaksanaan event pecu kuda sekaligus pelestarian budidaya kuda di Sumatera Barat.


“Kenapa gelanggang pacuan kuda di Padang tutup, disamping ditutupnya rimbo Kaluang dan dijadikan Gor Agusalim, dan Tunggul Hitam kembali pada angkatan udara, juga karena tidak adanya perhatian Pemerintah daerah. Jadi kita mengharapkan mulai dari Pemerintah pusat, propinsi dan daerah memberikan anggaran tetap untuk pelaksanaan pacu kuda dan pelestarian kuda pacuan di Sumatera Barat,” pintanya menyebut siap mendaftarkan kuda pacuan bernama Santiro, diajang pacuan 7-8 Februari di Kubu Gadang, Payakumbuh. 


Fauzan Haviz, yang memiliki puluhan ekor kuda pacu itu, menyebut harus ngotot untuk meminta keseriusan Pemerintah tingkat dua dalam pelestarian helat pacu kuda dan budi daya kuda pacu disetiap daerah. Hal itu, lebih didasari karena helat pacu kuda di Sumatera Barat sudah menjadi ciri khas rang Ranaminang. 


Disamping itu, helat pacu kuda juga diyakini dapat menjadi pesona daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke Sumatera Barat. Apalagi, disampiakan Andi, begitu Fauzan Haviz akrab disapa diarena pacuan, bila saja setiap daerah menetapkan helat pacuan dalam kalender wisata tahunan.

 
“Bila dibuatkan kalender wisata pacuan kuda tahunan, sehingga Dinas Pariwisata Sumbar bisa “menjual” event wisata itu disetiap promosi wisata dimana saja tidak terkecuali di luar negeri. Kalau jelas bulan, tanggal, tahun dan tempatnya, kemudian ada event lain yang menunjang disatu daerah, saya rasa turis akan berdatangan ke ranah bundo ini, dan ingat ini satu-satunya yang kita punya, kebaikan alam dan budaya,” jelas ayah dua anak itu. (khatik)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!
Nasional

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

...

Read moreDetails
Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

5 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Teknik Mesin Terbaik dengan Spek Tangguh

5 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Teknik Mesin Terbaik dengan Spek Tangguh

Spesifikasi Infinix GT Watch 5 Pro, Smartwatch Dibekali dengan Teknologi Gaming

Spesifikasi Infinix GT Watch 5 Pro, Smartwatch Dibekali dengan Teknologi Gaming

Next Post

Pelepas Kangen, STP Riau Hadirkan Jajanan Tempo Doeloe

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.