• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demokrasi Kita Nggak Akan Pernah Sehat Jika Begini

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 Februari 2022
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Jika ruang politik masih memberikan kesempatan kepada Narapidana (Napi) eks koruptor, maka demokrasi kita tak akan pernah bisa sehat.

“Pesta demokrasi pada 2024 dipastikan tak akan ada perbaikan dan penyehatan demokrasi di Indonesia jika mantan Napi kasus korupsi masih berminat maju di Pilkada dan Pemilu,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. 

Secara hak, eks Napi koruptor punya hak untuk memilih dan dipilih. Masalahnya, negara ini tidak kekurangan tokoh politik, sehingga harus memberi kesempatan kepada eks Napi Koruptor untuk bisa maju dalam pesta demokrasi.

Ujang, secara garis besar mempertanyakan bagaimana bisa demokrasi di Indonesia akan sehat, jika diisi oleh calon-calon “…yang tak sehat,” terangnya, sebagaimana dilansir dari Rakyat Merdeka.

Menurutnya, masih banyak figur-figur lain yang memiliki potensi dan mampu untuk membangun bangsa dan daerah. Namun mengapa masih banyak mantan napi maju di perhelatan politik?.

Baginya, parpol harus mampu menyaring. Mana calon yang baik dan mana yang buruk. Tugas parpol juga yang harus bisa menyuguhkan figur berkualitas, “bukan malah menyodorkan eks Napi,” katanya.

“Saya kok khawatir calon kepala daerah atau caleg eks napi yang dimajukan parpol itu,” ujarnya. (bpc2)

Tags: 2024Pemilupesta demokrasiPilkadaPolitik
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran
Nasional

Alasan Megawati Mengapa Indonesia Harus Contoh Iran

...

Read moreDetails
Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Keluar dari PKS, Narji Gabung ke PSI

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Buni Yani Ungkap Tanda-Tanda Kepanikan Sang Mantan

Safari Politik Jokowi Dinilai Berpotensi Menambah Tekanan terhadap Ekonomi Nasional

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Hendry Munief Serap Aspirasi UMKM dan Ekraf Riau

Pemilu di Korea Selatan Ricuh, Ribuan Warga Demo Tuntut Pemungutan Suara Ulang Pascasurat Suara Kurang

Pemilu di Korea Selatan Ricuh, Ribuan Warga Demo Tuntut Pemungutan Suara Ulang Pascasurat Suara Kurang

Next Post
Menteri kesehatan Budi Gunadi sebut hasil tes PCR tidak akurat 100 persen

Sebut Hasil PCR Tidak 100 Persen Akurat, Menkes Sarankan Tes 2 Kali

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.