Catatan Sejarah 23 Desember: Penjahat Perang, PM Hideki Tojo Dihukum Gantung

Kamis, 23 Desember 2021 05:00
Catatan Sejarah 23 Desember: Penjahat Perang, PM Hideki Tojo Dihukum Gantung

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hideki Tojo divonis bersalah dan dinyatakan sebagai penjahat perang oleh Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh. Dia kemudian dihukum gantung pada 23 Desember 1948.

Siapakah Hideki Tojo ini?

Dilansir dari berbagai sumber, Hideki Tojo adalah seorang jenderal Kekaisaran Jepang, dan juga Perdana Menteri Jepang yang ke-40. Dia memerintah dari 18 Oktober 1941 hingga 22 Juli 1944.

Artinya, Hideki Tojo adalah PM Jepang selama Perang Dunia II. Diberbagai literasi disebutkan sejak Hideki Tojo berkuasa, dia bertindak bagaikan seorang diktator di Jepang.

Baca: Pengamat: Pemerintah Bertanggungjawab Membangun Sekolah Sedekat Mungkin dengan Masyarakat

Salah satu kebijakan yang disetujui Tojo adalah kejahatan percobaan biologis terhadap tawanan perang. Tuduhan lain, Tojo dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian 4 juta orang Cina.

Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh kemudian menyatakan Tojo bersalah atas banyak kejahatan perang, salah satunya adalah memerintahkan, membenarkan, dan mengizinkan perlakuan tak berperikemanusiaan terhadap penjahat perang dan lainnya.

Pada 12 November 1948, vonis hukuman mati dijatuhkan kepada Tojo. Kemudian, hukuman gantung dilaksanakan pada 23 Desember 1948. (bpc4)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.

Senin, 24 Januari 2022 17:22

Polisi Selidiki Soal Besi Jembatan Siak IV yang Hilang

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait banyaknya besi di Jembatan Siak IV banyak yang hilang.

Senin, 24 Januari 2022 17:04

Erick Thohir Sebut Jadi Capres Bukan untuk Cari ‘Untung-untungan’

Erick Thohir menyatakan dirinya tak ingin mencari peruntungan dengan mencapres di 2024 mendatang.

Senin, 24 Januari 2022 16:47

OJK dan Polda Riau Perkuat Koordinasi Berantas Investasi Ilegal

OJK dan Polda Riau melakukan pertemuan, untuk membahas investasi dan pinjaman online ilegal.

Senin, 24 Januari 2022 16:26

Kelapa Bulat di Riau Stagnan, Kopra Turun, Cek Harganya di Sini

Harga kelapa butiran, atau kelapa bulat di sejumlah daerah di Riau terpantau stagnan, atau tidak mengalami kenaikan dan penurunan pada pekan ini. 

Senin, 24 Januari 2022 15:55

Bank BJB Optimis Tatap Tahun 2022 Lebih Cerah

Bank BJB