• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 22 Juni: Fatahillah Merebut Sunda Kelapa

Romi J. by Romi J.
22 Juni 2021
170
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sejak tahun 1522, Sunda Kelapa yang merupakan kota pelabuhan strategis sudah dikuasai oleh Portugis. Kerajaan Pajajaran-lah yang memberikan wilayah itu kepada Portugis melalui Perjanjian Padrao.

Dilansir dari Republika, beberapa sumber sejarah menyebutkan bahwa raja Pajajaran, Prabu Surawisesa menyambut hangat kedatangan Portugis untuk mengamankan keberadaan mereka ditengah perkembangan Islam di tanah Jawa.

Fatahillah, yang menurut beberapa sumber sejarah, datang dari Pasai, Aceh ke tanah Jawa pada 1525. Fatahillah langsung menyadari ancaman yang bisa ditimbulkan Portugis jika dibiarkan bercokol lama di Sunda Kelapa.

Fatahillah, atas izin Sultan Trenggono, kemudian memimpin armada pasukan Demak yang berkekuatan 20 kapal perang dan 1.500 prajurit untuk menyerang Sunda Kelapa. Sebelum berperang, Fatahillah juga mengajak Kesultanan Cirebon dan Banten untuk bergabung mengusir Portugis.

Mengetahui pergerakan Fatahillah, Portugis tak tinggal diam. Pada tahun 1526, Laksamana Alfonso d’Albuquerque, sang penakluk Malaka, mengirimkan enam kapal perang jenis galleon. Kapal perang galleon ini merupakan kapal yang sangat kuat saat itu, dengan berat hingga 800 ton dan 21 hingga 24 pucuk meriam. Bersama armada ini, dikirim juga 600 prajurit bersenjata lengkap untuk membantu pertahanan Sunda Kelapa.

Pada tahun 1527, perang meletus. Wilayah Pajajaran secara berangsur berhasil dikuasai, baik dari Timur oleh pasukan Kesultanan Cirebon, maupun dari arah barat oleh pasukan Banten.

Pada 22 Juni 1527, setelah melalui pertempuran sengit, Fatahillah berhasil menguasai Sunda Kelapa. Fatahillah kemudian merubah nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta, cikal bakal Jakarta. (bpc4)

Tags: FatahillahJayakartaSunda Kelapa
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 30 Desember: Batavia Jadi Jakarta

...

Read moreDetails

Ibukota, Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, Hingga Jakarta

Catatan Sejarah 22 Juni: Sunda Kelapa Dibebaskan Fatahillah

Catatan Sejarah 30 Desember: Batavia Berubah Nama Jadi Jakarta

Next Post
Jual makanan dan pakaian

Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Ada yang Cari Proyek

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.